Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla saling silang pendapat ihwal kasus piagam kelulusan dari Fakultas Kehutanan UGM.
Hal itu bermulai usai JK melaporkan Rismon Sianipar ke pihak kepolisian atas dugaan penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK datang langsung ke markas Bareskrim Polri di Jakarta Selatan untuk melaporkan Rismon tengah pekan lalu.
Pernyataan JK
JK mempersoalkan omongan Rismon nan menyebut dirinya mendanai Roy Suryo dkk di kasus piagam S1 Jokowi.
"Saya melaporkan Rismon Sianipar atas perbuatannya nan saya anggap itu merugikan saya, lantaran mengatakan saya ini mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan untuk soal piagam Pak Jokowi," ujar JK usai pelaporan, Rabu (8/4).
JK menyatakan tudingan itu sangat tidak etis sekaligus menghinanya. Ia pun menyinggung posisinya nan pernah menjadi Wapres pendamping Jokowi di periode pertamanya (2014-2019).
"Sangat tidak etis bagi saya, Pak Jokowi itu Presiden nan saya wakilnya. Kita sama-sama di pemerintahan, bersama-sama selama lima tahun," tuturnya.
Usai pelaporan itu, JK juga meminta Jokowi menunjukkan piagam aslinya. Dengan begitu JK beranggapan persoalan ini takkan berlarut lagi.
JK beranggapan kasus ini sudah berlarut. Ia menyatakan polemik ini telah merugikan banyak pihak, termasuk dirinya nan kudu kehilangan waktu lantaran diseret-seret dalam masalah ini.
"Sebenarnya sederhana persoalannya, lantaran saya percaya Pak Jokowi bahwa punya piagam asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan langkah tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya nan asli," ujar JK kepada wartawan, Rabu (8/4).
Pernyataan Jokowi
Merespons itu, Jokowi menegaskan piagam merupakan arsip pribadi. Ia mempunyai kewenangan penuh atas piagam tersebut.
Sebaliknya, Jokowi justru menantang pihak nan menyebut ijazahnya tiruan membuktikan tudingan mereka.
"Mestinya nan menuduh itu nan membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan," kata Jokowi, Jumat (10/4).
Ia cemas terjadi preseden jelek jika menuruti dorongan beragam pihak untuk menunjukkan ijazahnya.
"Nanti semua orang bisa menuduh, dan (yang dituduh) disuruh menunjukkan buktinya. Kebalik-balik itu," ucap dia.
Selain itu, Jokowi juga merespons omongan JK nan menilai kasus ini telah berlarut dan merugikan banyak pihak.
Jokowi mengatakan dia sudah melaporkan tuduhan Roy Suryo Cs ke Polda Metrojaya sejak tahun lalu. Namun hingga sekarang kasus itu tetap dalam proses penyidikan.
Ia pun berambisi kepolisian bisa memproses kasus itu lebih sigap agar segera masuk ke pengadilan.
"Ini kan sudah nyaris satu tahun. Segera P21 dan segera diserahkan pada pengadilan untuk kelak kita bisa menunjukkan mana nan benar, mana nan enggak benar," kata ayah dari Wapres RI Gibran Rakabuming Raka tersebut.
(mnf/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·