Salah Sasaran, Pelajar SMK Tewas Dilempar Batu di Sleman

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Ilustrasi meninggal dunia. Foto: Shutterstock

Pelajar SMK berinisial SW (19 tahun) meninggal bumi usai jadi korban pelemparan batu di Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman pada 25 Maret.

SW meninggal bumi di rumah sakit pada 29 Maret lalu. Polisi telah menangkap pelaku ialah R (17 tahun) dan DIYK (20 tahun).

"R membonceng (motor nan dikendarai DIYK). Dia (R) penyelenggara (pelemparan batu)," kata Kapolsek Seyegan AKP Pujiono kepada wartawan, Rabu (8/4).

Peristiwa bermulai dari rombongan pelaku nan mengaku mendapat tantangan dari orang tak dikenal untuk bertemu.

Rombongan ini berangkat dari Godean ke Seyegan. Pelaku memandang ada beberapa orang saat melintas di wilayah Klangkapan, Seyegan.

"Rombongan pelaku dihubungi lagi. Oleh nomor tak dikenal itu. Mengajak ketemu di wilayah Klangkapan dekat sebuah minimarket," jelasnya.

Kedua pelaku nan berada di belakang rombongan berakhir dan mengambil batu. Alasan saat itu untuk berjaga-jaga.

Tiba di Klangkapan pelaku R tiba-tiba melempar batu dan mengenai pelipis korban. Padahal korban bukan rombongan nan menantang pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Seyegan, Ipda Haris Yulianto, mengatakan korban diduga salah sasaran lantaran mereka tidak saling kenal.

"Tidak saling kenal (korban dan pelaku)," katanya.

Namun, menurutnya ada pemicu tindakan pelemparan batu ini.

"Saat bermaksud menyeberang, si pelaku lewat lantaran ada perlakuan nan saat itu juga ada pelemparan, akhirnya juga melempar," kata Haris.

Kedua pelaku terancam Pasal 262 KUHP alias Pasal 466 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancamannya tujuh tahun penjara.

R nan tetap di bawah umur dititipkan di BPRSR Dinas Sosial DIY. Sementara DIYK ditahan di rutan Polresta Sleman.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan