Saat Programmer, Mahasiswa Filsafat, hingga Dokter Diskusikan One Piece di Jogja

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Warung Sastra menggelar obrolan berjudul "Going Ohara III: Forum Diskusi One Piece" pada Kamis (17/4) malam. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Sekitar 100 fans One Piece berkumpul dalam obrolan berjudul “Going Ohara III: Forum Diskusi One Piece” pada Kamis (17/4) malam di Kota Yogyakarta. Agenda ini diinisiasi oleh Warung Sastra sebagai ruang obrolan lintas latar belakang.

Peserta menyimak paparan dari empat pembicara nan sebelumnya telah lolos seleksi abstrak. Diskusi menghadirkan perspektif beragam, mulai dari teknologi, kedokteran, hingga kajian sosial dan naratif dalam semesta One Piece.

Seorang software engineer mempresentasikan proyek pembuatan database One Piece berbasis website sejak awal episode. Seorang master membandingkan praktik medis dalam anime tersebut dengan bumi kedokteran masa kini. Sementara itu, mahasiswa magister dari Universitas Indonesia mengkaji tata kota Water 7, dan mahasiswa magister dari Universitas Gadjah Mada menganalisis narasi bajak laut dalam cerita.

Pengelola Warung Sastra, Andrean Ilham Listiady, menyebut obrolan nan telah melangkah selama tiga tahun ini menunjukkan peningkatan jumlah absurd nan masuk setiap tahunnya.

“Dari tahun pertama (2024), itu 55 abstrak, terus 66 abstrak, dan 74 absurd nan masuk dan judulnya semakin unik-unik,” kata Andre ditemui Pandangan Jogja usai agenda tersebut, Kamis (17/4).

Warung Sastra menggelar obrolan berjudul "Going Ohara III: Forum Diskusi One Piece" pada Kamis (17/4) malam. Foto: Pandangan Jogja/Resti Damayanti

Ia menjelaskan pemilihan One Piece sebagai topik obrolan didasari kedekatan individual serta status ceritanya nan tetap berjalan hingga kini.

“Dari usia mini kami sudah punya kedekatan dengan One Piece dan dia tetap on going. Kalau kita misalkan ngomongin attack on titan, dragon ball, misalnya anime tersebut sudah selesai,” kata Andre.

Ia juga berambisi forum obrolan seperti Going Ohara terus berkembang dan mendorong minat baca di kalangan masyarakat.

“Kami berambisi ini tidak luntur ya forum-forum seperti Going Ohara dan semakin orang banyak ngobrolin kitab artinya semakin banyak pembaca baru nan hadir,” kata Andri.

Bagi penggemar, One Piece tetap menyisakan pertanyaan besar mengenai corak kekayaan karun utama dalam cerita serta kapan kisah ini bakal berakhir. Sejumlah peserta mempunyai pandangan berbeda mengenai perihal tersebut.

Sebagian menganggap One Piece merupakan objek tertentu nan mempunyai nilai unik alias kekuatan khusus, sementara lainnya memilih tidak berspekulasi. Terkait akhir cerita, ada nan menilai serial ini belum bakal selesai dalam waktu dekat, sementara lainnya memperkirakan cerita bakal berhujung di sekitar bagian 1350.

“Sulit sih sih soalnya Oda (pencipta One Piece) pembohong, dua tahun lagi selesai terus-terusan tapi nggak bakal selesai,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan