Taufik Fajar
, Jurnalis-Rabu, 22 April 2026 |05:05 WIB

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Indonesia baru saja mendapatkan tawaran pinjaman besar dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank).
Tawaran biaya segar senilai USD25 miliar hingga USD30 miliar tersebut diajukan untuk mengamankan stabilitas fiskal nasional di tengah memanasnya bentrok geopolitik di Timur Tengah.
Purbaya secara tegas menyatakan telah menolak tawaran nan muncul di sela-sela Spring Meeting di Washington DC tersebut. Ia menilai persediaan kas Indonesia saat ini tetap sangat mencukupi untuk menghadapi guncangan ekonomi dunia tanpa perlu menambah beban utang baru.
"Saya bilang sama dia sekarang saya belum butuh lantaran saya sendiri punya persediaan nyaris USD25 miliar untuk negara kita sendiri, jadi aman," tegas Purbaya ke awak media di Kemenkeu.
Nilai persediaan biaya nan dimiliki Indonesia, ialah sekitar US$25 miliar alias setara Rp428,55 triliun (kurs Rp17.142/USD), dianggap menjadi perisai nan kuat.
Purbaya apalagi menceritakan reaksi para ketua lembaga finansial internasional tersebut saat mendengar penolakan dari pihak Indonesia.
Menurut Purbaya, ketidaktertarikan Indonesia terhadap pinjaman tersebut membikin para kreditur kehilangan potensi pendapatan dari kembang utang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·