Binti Mufarida
, Jurnalis-Selasa, 21 April 2026 |20:32 WIB

Presiden Prabowo (Foto: Okezone)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan realisasi program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam keterangannya di hadapan awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa (21/4/2026).
Brian menyampaikan bahwa Presiden secara unik meminta agar penerapan program tersebut dipercepat, terutama dalam menggantikan pembangkit listrik berbasis diesel. “Bapak Presiden menanyakan perkembangannya dan meminta agar itu dipercepat, terutama untuk nan diesel,” jelas Brian dalam keterangannya usai pertemuan.
Menurutnya, pemerintah pada tahun ini secara optimistis menargetkan pencapaian penambahan 17 gigawatt daya terbarukan melalui PLTS dalam skala nasional. Target tersebut mencakup penambahan kapabilitas PLTS sekaligus pengurangan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).
“Ditargetkan tahun ini 10 gigawatt nan diesel itu bisa dikurangi, kemudian nan lainnya juga bakal ditambah kira-kira sampai 7 gigawatt,” tuturnya.
“Untuk saat ini, dari kalkulasi nan dilakukan bersama-sama Kementerian ESDM, dari PLN, Danantara, dan beberapa mahir dari perguruan tinggi, itu kira-kira 17 gigawatt bisa dilakukan instalasi PLTS,” sambungnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·