Prabowo Tanggapi Kritik Pakai Perumpamaan 'Bangun Jembatan'

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Taklimat Presiden RI pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih, 8 April 2026 Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menyinggung ada segelintir pihak nan banyak mengkritik padahal pihak tersebut tak ikut serta bekerja.

Prabowo mengumpamakan perihal tersebut terjadi dalam proses pembangunan jembatan. Ada sekelompok orang nan tak ikut membangun jembatan, tapi hanya mengkritik.

"Ya enggak ada masalah. nan mau bangun jembatan mari kita bangun jembatan. nan enggak mau ikut bangun jembatan ya enggak ada masalah. Silakan kerabat duduk, nonton, alias apa. Boleh apa itu kritik boleh, ya kan," kata Prabowo dalam rapat kerja pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4).

"Hanya saja saya enggak mengerti jika orang lagi membangun jembatan ada nan duduk, dia tidak mau ikut bangun jembatan, tapi dia kritik," sambung dia.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberi petunjuk saat memimpin pengarahan kepada kepala wilayah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/12/2025). Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Menurut dia, perihal ini adalah sebuah kejadian nan terjadi di banyak negara. Dia menilai, ini telah mempermudah bangsa lain untuk datang menjajah.

"Selalu ada saudara-saudara kita dari bangsa kita sendiri nan juga mempermudah bangsa asing itu menjajah kita, merampok kekayaan kita, membikin kita budak," ujar Prabowo.

"Itu kerabat kita juga. Jadi ini bukan kejadian baru. Ini biasa. Bibit-bibit dengki, iri, sirik itu bagian dari manusia ya. Kebencian, dendam, sakit hati, ini bagian. Dan memang ada, ada itu ada, dan kita enggak boleh tidak boleh, istilahnya, kaget ya," lanjutnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan