Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya posisi strategis Indonesia dalam jalur perdagangan dan daya global, di tengah dinamika bentrok nan terjadi di beragam area dunia, khususnya Timur Tengah.
Prabowo mengingatkan praktik politik pecah belah telah lama digunakan dalam sejarah peradaban bumi oleh kekuatan besar.
"Kita tidak ksadar justru ratusan tahun ego amabisi ini digunakan kekauatan asing, itu namanya devide et impera ini bukan perihal baru ini ada di kitab sejarah ribuan tahun," ujar Prabowo dalam taklimatnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).
Ia menekankan pemahaman sejarah menjadi kunci untuk membaca situasi dunia saat ini, termasuk bentrok berkepanjangan di beragam kawasan.
"Sejarah Tiongkok, perang antar kerajaan ratusan tahun Eropa, perang ratusan tahun, Timteng, belajarlah sejarah, saudara-saudara. Kalau kita belajar sejarah kita paham," lanjutnya.
Prabowo kemudian menyinggung bentrok di Timur Tengah nan menunjukkan sungguh vitalnya jalur sempit seperti Selat Hormuz dalam menentukan stabilitas daya dunia.
"Sekarang perang di Timur Tengah itu membuktikan satu selat, satu Selat Hormuz, itu menentukan hidupnya bangsa menentukan nilai minyak satu telat, 33 mil, 60 km," katanya.
Ia menyebut jalur tersebut saat ini berada dalam kendali satu negara, nan berakibat besar terhadap pengedaran daya global.
"Yang sekarang dikunci Hormuz itu dipegang satu negara," ucapnya.
Namun demikian, Prabowo menekankan Indonesia juga mempunyai peran strategis nan tidak kalah penting, lantaran menjadi jalur utama pengedaran daya dan perdagangan dunia, khususnya bagi negara-negara Asia Timur.
"Tapi sadarkah kita bahwa 70% kebutuhan daya Asia Timur, 70% daya dan 70% perdagangan lewat laut-laut Indonesia? Sadarkah kita bahwa Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makasar dan sebagainya itu laut Indonesia. Sadarkah kita sungguh pentingnya Indonesia? Sadarkah kita sungguh kuncinya Indonesia 70% daya Korea, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Filipina," pungkasnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·