Prabowo Bicara Pasokan RI Melimpah hingga Swasembada Energi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri rapat kerja pemerintah personil Kabinet Merah Putih, 8 April 2026. Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian daya nasional, terutama di tengah eskalasi perang Timur Tengah ini dengan mendorong pemanfaatan daya terbarukan serta sumber daya dalam negeri. Menurutnya, Indonesia mempunyai persediaan daya nan besar.

“Sekali lagi kita berterima kasih kehadiran Allah Subhana Wa Ta’ala saudara-saudara, saya punya info sumber baru 2-3 hari saya terima terus cadangan-cadangan kita sangat besar,” kata Prabowo dalam taklimatnya nan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (9/4).

Ia menyebut, Indonesia mempunyai persediaan batu bara besar, nan dapat diolah menjadi beragam jenis bahan bakar seperti solar dan bensin.

“Kita bisa menghasilkan bensin dari batu bara dari singkong dari jagung saudara-saudara,” lanjut Prabowo.

Ia juga menyampaikan, krisis daya dunia akibat perang di Timur Tengah nan mendorong lonjakan nilai daya semestinya disikapi dengan optimisme, lantaran kondisi Indonesia dinilai lebih baik dibandingkan banyak negara lain.

“Saya mempelajari angka-angka, dapet laporan dari menteri-menteri saya rupanya kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tapi kita bisa menghadapi dan bisa mengatasinya,” tutur Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menyoroti sungguh krusialnya jalur sempit seperti Selat Hormuz dalam menjaga stabilitas daya global. Ia menjelaskan, jalur tersebut saat ini berada di bawah kendali satu negara, sehingga memberikan akibat besar terhadap pengedaran daya dunia.

Meski demikian, Prabowo menegaskan Indonesia juga mempunyai posisi strategis nan sangat penting, lantaran menjadi jalur utama pengedaran daya dan perdagangan global, khususnya bagi area Asia Timur.

“Tapi sadarkah kita bahwa 70 persen kebutuhan daya Asia Timur, 70 persen daya dan 70 persen perdagangan lewat laut-laut Indonesia? Sadarkah kita bahwa Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makasar dan sebagainya itu laut Indonesia. Sadarkah kita sungguh pentingnya Indonesia? Sadarkah kita sungguh kuncinya Indonesia 70 persen daya Korea, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Filipina,” jelas Prabowo.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan