Polisi Telusuri Nomor DC Pinjol yang Jebak Ambulans-Damkar di Sleman

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi ambulans. Foto: Shutterstock

Polisi telah meminta info driver ambulans hingga petugas damkar nan jadi korban jebakan debt collector (DC) pinjol untuk menagih utang debitur.

Nomor telepon nan digunakan untuk menjebak telah diperoleh polisi dan saat ini sedang ditelusuri.

"Petugas dari Satreskrim Polresta Sleman telah meminta info dari Rekan Driver Ambulans serta Damkarmat. Saat ini petugas tengah melaksanakan proses pengecekan berasas nomor penelepon nan telah didapatkan petugas," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan dalam keterangannya, Jumat (24/4).

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyebut pengemudi BMW nan tabrak mahasiswa UGM Argo Ericko Achfandi hingga tewas ditetapkan tersangka oleh Polresta Sleman, Selasa (27/5/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kepada masyarakat, polisi mengimbau agar berhati-hati saat meminjam di perusahaan pinjol. Pastikan perusahaan terdaftar resmi di OJK.

"Jika mengalami perihal serupa dapat segera menghubungi 110 agar petugas kepolisian dapat segera menindaklanjuti info nan disampaikan," katanya.

instagram embed

Sebelumnya, pada Rabu (22/4) driver ambulans dan petugas damkar dijebak oleh DC pinjol untuk datang ke sebuah indekos di Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Driver ambulans diminta untuk menjemput pasien dan membawa ke rumah sakit. Sampai di sana orang nan dimaksud sudah pindah tiga tahun lalu.

Sementara petugas damkar mendapatkan laporan fiktif soal permohonan pemindahan ular. Sampai kos tidak ada ular.

Mereka kemudian menelepon kembali nomor nan meminta support tersebut. Penelepon mengakui berasal dari pinjol. Dalam percakapan telepon penelepon tetap nekat meminta driver ambulans dan petugas damkar untuk menagih utang di debitur.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan