Polisi soal Motif Perampokan Lansia di Riau: Sakit Hati & Kebutuhan Ekonomi

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Sejumlah petugas Polresta Pekanbaru tengah menurunkan pelaku kasus Perampokan Lansia di Pekanbaru. Foto: Dok. kumparan

Polisi mengungkap motif di kembali pembunuhan terhadap seorang lansia, Dimaris Isni Sitio (60), nan ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Kurnia 2, area Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta, menyampaikan bahwa kasus ini melibatkan empat orang pelaku, terdiri dari dua wanita dan dua laki-laki.

Salah satu pelaku berinisial AFT diketahui mempunyai hubungan family dengan korban, ialah sebagai menantu. AFT merupakan otak pelaku dalam peristiwa tersebut. Sementara SL, nan merupakan suami siri AFT, berkedudukan sebagai penyelenggara nan membunuh korban.

Tampang salah satu pelaku perampok lansia di Pekanbaru. Foto: Dok. Istimewa

Dua pelaku lainnya, EW dan L, merupakan rekan dari AFT dan SL nan turut membantu dalam menjalankan tindakan kejahatan tersebut.

"Untuk pelaku berjumlah empat orang, terdiri dari dua wanita dan dua laki-laki. AFT tetap mempunyai hubungan sebagai menantu korban,kata Muharman saat konvensi pers di Polresta Pekanbaru, Minggu (3/5).

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi oleh sakit hati dan aspek ekonomi. AFT mengaku dendam terhadap korban nan merupakan mertuanya.

"Motifnya sakit hati. Pelaku mengaku selama tinggal berbareng korban sering dimarahi dan diperlakukan tidak baik," jelasnya.

Selain itu, para pelaku juga mempunyai motif ekonomi, ialah mau menguasai kekayaan barang milik korban.

"Selain sakit hati, ada juga motif ekonomi, ialah mau menguasai kekayaan barang korban," ujarnya.

"Dalam aksinya, SL melakukan pemukulan terhadap korban menggunakan balok kayu hingga korban meninggal dunia. Setelah itu, para pelaku mengambil peralatan berbobot milik korban dan melarikan diri," tambahnya.

Saat ini, keempat pelaku telah diamankan di Polresta Pekanbaru, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan