Polda Metro Jaya mengamankan koordinator lapangan nan diduga hendak menyusup dan membikin kericuhan dalam demo pekerja di depan Gedung DPR, Jakarta, Jumat (1/5). Dari tangannya diamankan sejumlah uang.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, saat konvensi pers, menunjukkan foto peralatan bukti. Di sana terlihat duit tunai Rp10 juta dan 1.000 rial Yaman.
Iman mengatakan duit tersebut diamankan dari koordinator lapangan pelaku penyelundupan demo.
“Sebagaimana rekan-rekan lihat di depan, terdapat sejumlah duit nan sukses kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan,” kata Iman dalam konvensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5).
Iman menyebut duit tersebut diduga bakal digunakan untuk menggerakkan massa.
“Berdasarkan info dari nan berkepentingan kepada kami, duit tersebut bakal digunakan alias diberikan kepada mereka nan ikut datang berbareng kelompoknya,” ujarnya.
Selain itu, polisi juga mengungkap adanya komunikasi nan mengarah pada rencana penyelundupan dan provokasi di tengah tindakan buruh. Dalam percakapan nan diamankan, golongan tersebut disebut merencanakan beragam tindakan nan berpotensi memicu kerusuhan.
“Dalam pembicaraan sesama mereka, terungkap beberapa fakta, di antaranya mereka merencanakan bakal mengadu domba antar komponen serikat pekerja dengan melakukan penyelundupan pada saat aktivitas sedang berlangsung,” ujarnya.
“Kemudian mereka juga bakal melakukan perusakan terhadap akomodasi umum dan sarana publik. Mereka bakal melakukan provokasi dan penyerangan terhadap petugas pengamanan nan sedang menjalankan tugas negara. Mereka juga bakal menggunakan media sosial untuk melakukan upaya provokasi agar massa nan lebih beringas bisa berasosiasi alias memicu kemarahan massa lainnya,” pungkasnya.
Polisi tetap mendalami sumber pendanaan serta jaringan di kembali dugaan rencana tersebut. Sementara itu, 101 orang nan diamankan tetap dimintai keterangan dan bakal dipulangkan setelah proses selesai.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·