Polda Metro Jaya memastikan 101 orang nan diamankan lantaran diduga hendak menyusup dalam tindakan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di area Gedung DPR/MPR, Jakarta, bakal dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan.
“Sebanyak 101 orang sedang memberikan keterangan kepada kami, dan kami sampaikan setelah proses tersebut selesai, mereka bakal segera kembali ke rumah masing-masing,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konvensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5).
Ia menegaskan pemulangan bakal dilakukan setelah seluruh proses penggalian info selesai.
“Kami ulangi, setelah mereka selesai menyampaikan keterangan kepada kami mengenai hal-hal krusial nan kami butuhkan, insyaallah mereka bakal segera kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Iman juga mengimbau family dari para terduga untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menghindari simpang siur informasi.
“Kami berambisi para orang tua dan family dapat segera berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya maupun kantor-kantor kepolisian terdekat. Hal ini kami maksudkan untuk menghindari disinformasi maupun misinformasi,” tuturnya.
Sebelumnya, polisi mengamankan 101 orang nan diduga hendak menyusup dan memicu kericuhan dalam tindakan May Day di DPR. Dari tangan mereka, polisi menemukan sejumlah peralatan rawan seperti botol berisi bahan nan diduga untuk peledak molotov, senjata tajam, ketapel beserta pelurunya, hingga paku beton.
Selain itu, polisi juga menemukan arsip nan berisi rencana kericuhan. Para terduga disebut berupaya mengadu domba massa pekerja dengan langkah menyusup ke dalam aksi.
Iman menyebut kebanyakan dari mereka berumur 25 hingga 30 tahun dan berasal dari luar Jakarta. Polisi juga menyita sejumlah duit tunai nan diduga berangkaian dengan rencana tindakan tersebut, meski sumber pendanaannya tetap didalami.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·