Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Sumatera Barat (Sumbar) buka bunyi soal video viral dengan narasi nan menunjukkan sejumlah pejabat berpotret di tikungan curam Sitinjau Lauik, Padang.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes M Reza Chairul membenarkan adanya tindakan tersebut. Ia menyebut peristiwa itu terjadi ketika rombongan diduga eks personil DPR Arteria Dahlan sedang ada aktivitas di wilayah Solok Kota.
Reza pun mengaku sudah menegur pengendara mobil patwal yang berasal dari Polres Solok Kota, Kapolres Solok Kota, dan Kasatlantas Solok Kota atas peristiwa itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya (benar ada peristiwa itu). Itu video satu minggu nan lampau bukan hari ini," ujarnya kepada wartawan, Minggu (12/4).
"Ada agenda aktivitas di wilayah norma Polres Solok Kota," imbuhnya.
Dia tak menjelaskan lebih lanjut kegiatan yang kemudian membuatnya mendapatkan patwal, hingga bisa berpose untuk berpotret berbareng di tanjakan curam rawan seraya menyetop lampau lintas tersebut.
Menurut Reza di tanjakan menikung patah tersebut sudah biasa andaikan ada pengemudi nan berakhir untuk memberikan support kepada masyarakat nan membantu mengatur lampau lintas.
"Masyarakat biasa berakhir untuk memberi bingkisan tali asih kepada sukarelawan pengatur lampau lintas nan bekerja di tikungan tersebut. Ya biasanya begitu," tuturnya.
Ihwal adanya sejumlah truk nan berakhir lantaran aktivitas foto-foto tersebut, Reza mengatakan perihal itu tidak berjalan lama dan tidak menimbulkan kemacetan.
"Sekira 1 menit dan tidak panjang. Pengendara singgah sejenak di situ," tuturnya.
Tegur Kapolres-Kasatlantas-dan Patwal
Meski begitu, dia menyatakan telah memberikan teguran kepada jejeran kepolisian Solok Kota, termasuk nan bekerja melakukan pengawalan kepada rombongan itu.
"Iya itu nan mengawal dari Satlantas Polres Solok Kota. Sudah saya tegur Kapolres dan Kasatlantasnya," pungkasnya
Sebelumnya sebuah video nan memperlihatkan sejumlah rombongan pejabat nan dikawal mobil patwal polisi berakhir persis di tikungan tersebut.
Tak lama kemudian, sejumlah orang pun terlihat turun dan langsung berpotret di pinggir jalan tersebut. Terlihat pula lantaran tindakan berpotret itu membikin kendaraan lain kudu berakhir lantaran memang jalur nan cukup curam dan berbahaya.
Hingga buletin ini ditulis, CNNIndonesia.com belum mendapatkan pernyataan resmi dari Polres Solok Kota, maupun pihak Arteria terkait peristiwa tersebut.
(tfq/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·