Pertamina Geothermal (PGEO) Mau Masuk Bisnis Sewa Generator Berbasis Hidrogen

Sedang Trending 6 hari yang lalu
Ilustrasi Pertamina. Foto: Pertamina

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berencana memperluas lini bisnisnya dengan masuk ke sektor penyewaan generator berbasis hidrogen alias hydrogen fuel cell generator (HFCG).

"Perseroan berencana untuk menyediakan jasa sewa generator hydrogen fuel cell (HFCG) sebagai salah satu aktivitas usahanya," tulis keterangan dari PGEO dalam laporan studi kelayakan, Rabu (15/4).

Untuk merealisasikan rencana itu, PGEO bakal menambahkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 77395 nan mencakup penyewaan mesin dan peralatan pertambangan, serta penggalian. Penambahan ini juga dikategorikan sebagai perubahan aktivitas upaya sesuai izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan hasil kajian, rencana ekspansi PGEO dinilai layak dari beragam aspek. Secara pasar, upaya penyewaan HFCG disebut mempunyai prospek nan menjanjikan. Dari sisi teknis, perseroan dinilai mempunyai kesiapan sumber daya dan kapabilitas operasional untuk menjalankan upaya baru tersebut.

"Berdasarkan kajian kajian atas kepantasan aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen, dan aspek keuangan, maka disimpulkan bahwa rencana perseroan adalah Layak untuk dilaksanakan," tulis penilai dalam laporan.

Dari sisi finansial, proyek ini juga menunjukkan parameter positif. Nilai Net Present Value (NPV) tercatat Rp 6,40 miliar, dengan Internal Rate of Return (IRR) mencapai 110,83 persen alias jauh di atas biaya modal (WACC) sebesar 10,49 persen.

Sementara itu, periode pengembalian investasi diperkirakan kurang dari dua tahun, tepatnya 1 tahun 11 bulan, serta profitability index mencapai 6,93 kali.

Kajian juga mencatat dugaan margin sebesar 20 persen dalam rencana upaya tetap berada dalam rentang kelaziman berasas studi pembanding, ialah antara 6,00 persen hingga 23,52 persen.

video story embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan