Perjalanan Berkelanjutan Bank Mandiri Terus Bergerak di Hari Bumi 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Mandiri (Persero) tbk (Bank Mandiri) menegaskan komitmen keberlanjutan sebagai bagian integral dari strategi upaya dan operasional bank.

Keberlanjutan dijalankan sebagai perjalanan jangka panjang nan terukur dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, dengan melibatkan pengguna korporasi hingga pengguna retail dalam satu ekosistem nan terintegrasi.

Dengan mengusung semangat Sinergi Majukan Negeri, Bank Mandiri memperkuat perannya sebagai katalis dalam percepatan ekonomi hijau Indonesia melalui pendekatan berbasis data, penerapan nyata, dan akibat nan berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan menyampaikan, hingga Maret 2026 portofolio pembiayaan berkepanjangan Bank Mandiri mencapai sekitar Rp320 triliun, tumbuh 8,8% secara tahunan, dengan porsi pembiayaan hijau sebesar Rp167 triliun dan pembiayaan sosial sebesar Rp153 triliun.

Capaian ini menempatkan Bank Mandiri sebagai pemimpin pasar pembiayaan hijau di Indonesia dengan pangsa lebih dari 35% dibandingkan tiga bank besar nasional.

"Kami optimistis pembiayaan berkepanjangan bakal terus tumbuh pada kisaran 7-9% secara tahunan, sejalan dengan sasaran pertumbuhan angsuran bank only. Di tengah dinamika kondisi makroekonomi domestik dan global, kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi pembiayaan. Dengan demikian, kami terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan upaya dan kualitas aset," ujar Henry, Sabtu (25/4/2026).

Optimisme tersebut didukung oleh pipeline nan solid, di mana sekitar 77% berasal dari sektor nan selaras dengan agenda pembangunan nasional, antara lain pembiayaan ketahanan energi, termasuk daya terbarukan dan efisiensi energi, eco-efficient products, perumahan inklusif melalui program FLPP, serta penguatan pembiayaan produktif.

Sepanjang 2025, Bank Mandiri juga menerbitkan Green Bond Phase 2 dan Sustainability Bond Phase 1 dengan total nilai mencapai Rp10 triliun, nan disalurkan kepada proyek-proyek berkelanjutan. Selain itu, Bank Mandiri aktif bekerja-sama dengan regulator dan pemangku kepentingan melalui beragam forum seperti Forum Group Discussion (FGD), roundtable, dan pilot program, termasuk pengembangan skema pembiayaan baru di sektor prioritas seperti waste-to-energy.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri terus memperluas akses solusi keberlanjutan kepada masyarakat. Bank Mandiri mendorong partisipasi masyarakat melalui peluncuran fitur Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) bagi segmen retail pada platform Livin' Planet di aplikasi Livin' by Mandiri. Melalui fitur ini, pengguna dapat menghitung jejak emisi, melakukan carbon offset, serta membeli SPE-GRK secara langsung.

SPE-GRK nan tersedia saat ini berasal dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei milik Pertamina New & Renewable Energy berkapasitas 2,4 MW di Sumatera Utara, nan mengolah limbah Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi daya terbarukan. Proyek ini berkontribusi pada pengurangan emisi sekitar 265 ribu tCO2e, setara dengan emisi sekitar 30 ribu kendaraan berbahan bakar bensin.

Inisiatif hasil kerjasama Bank Mandiri dengan IDXCarbon ini juga memperluas akses pasar karbon, dari nan sebelumnya lebih banyak diakses segmen korporasi menjadi lebih inklusif bagi masyarakat luas.

Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan beragam program untuk mendorong style hidup berkelanjutan, antara lain penawaran kendaraan listrik melalui Livin' Auto, kartu debit ramah lingkungan berbahan Recycled PVC, serta produk e-money Livin' Eco Green jenis unik Hari Bumi di platform Livin' Sukha.

Sejalan dengan inisiatif tersebut, di internal perusahaan Bank Mandiri juga mendorong keterlibatan aktif pegawai dengan membujuk seluruh pegawai untuk berkontribusi dalam program penanaman pohon berbasis digital melalui fitur Livin' Planet nan dilaksanakan pada 11-19 April 2026. Program ini dikemas dalam corak kejuaraan untuk meningkatkan engagement sekaligus memperkuat pemahaman pegawai terhadap peran perseorangan dalam penerapan ESG di lingkungan kerja. Inisiatif ini sukses menarik partisipasi lebih dari 500 pegawai, dengan total kontribusi penanaman lebih dari 800 pohon bakau merah nan bakal ditanam di wilayah Tangerang, Banten.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap sasaran Net Zero Operation pada tahun 2030, Bank Mandiri secara konsisten menurunkan emisi operasional hingga mencapai 32% dari baseline tahun 2019 melalui beragam inisiatif, seperti optimasi gedung hijau, penggunaan kendaraan listrik dan hybrid, serta pemasangan panel surya.

Bank Mandiri menegaskan bahwa perjalanan keberlanjutan telah melangkah dengan arah nan jelas dan fondasi nan kuat bagi perusahaan. Ke depan, Perseroan bakal terus mempercepat percepatan keberlanjutan melalui penguatan kolaborasi, inovasi, serta ekspansi akibat di seluruh lini upaya dan operasional bank demi kelebihan berkelanjutan.

Dengan pendekatan nan terintegrasi dan berbasis data, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus menjadi penggerak utama dalam transformasi menuju ekonomi nan lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News