
Budidaya lidah buaya semakin berkembang dengan support BRI. (Foto: dok BRI)
SLEMAN - Peran wanita sekarang tak lagi terbatas pada mengurus rumah tangga. Perempuan sekarang datang sebagai penggerak ekonomi family sekaligus pendorong pemberdayaan masyarakat. Berbagai inisiatif lokal pun lahir dari produktivitas dan kerjasama untuk membawa perubahan nyata.
Semangat itulah nan terlihat dari para wanita nan tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Boga Tamanan di Kelurahan Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Berangkat dari aktivitas budidaya aloe vera alias lidah buaya, golongan ini sukses menciptakan beragam penemuan produk olahan sekaligus membuka kesempatan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Ketua KWT Sumber Boga Tamanan Nurul Komariyah menceritakan, awal mula KWT ini dibentuk pada 2018 dengan tujuan untuk memberdayakan para wanita di dusun tersebut.
“Tujuannya agar wanita di dusun kami nan kebanyakan ibu rumah tangga dan petani bisa lebih produktif dan membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ucap Nurul.
Menurutnya, saat itu KWT memilih untuk konsentrasi pada budidaya lidah buaya lantaran tanaman ini relatif mudah dibudidayakan dan dirawat. Selain itu, lidah buaya juga mempunyai banyak potensi untuk diolah menjadi produk makanan maupun minuman nan mempunyai nilai jual.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·