, AMBON, – Pemerintah Provinsi Maluku menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai mitra strategis dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendorong investasi untuk kebangkitan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam aktivitas Pelantikan dan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Maluku di Ambon, Senin.
Gubernur Lewerissa menjelaskan bahwa Maluku mempunyai potensi besar di beragam sektor unggulan seperti kelautan, perikanan, pariwisata, dan energi. Potensi ini perlu dioptimalkan melalui kerjasama antara pemerintah dan bumi usaha, termasuk Kadin. “Potensi ini kudu didukung dengan penguatan investasi dan pemberdayaan UMKM agar memberikan akibat nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lewerissa menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian dengan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Oleh lantaran itu, Kadin diharapkan bisa menjadi motor penggerak dalam membantu UMKM naik kelas dan mempunyai daya saing. “Sebagian besar pelaku upaya di Indonesia berasal dari sektor UMKM,” tambahnya.
Selain itu, Lewerissa menegaskan komitmen Pemprov Maluku dalam menciptakan suasana investasi nan kondusif, transparan, dan inklusif. “Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi investor, namun investasi nan masuk kudu memberikan faedah nyata bagi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nan berkelanjutan,” katanya.
Pengembangan Infrastruktur Strategis
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, Pemprov Maluku juga mendorong pengembangan proyek strategis, termasuk pembangunan area pelabuhan terpadu. “Sebagai wilayah kepulauan, Maluku memerlukan prasarana logistik nan kuat. Pengembangan pelabuhan terpadu bakal menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi pengedaran dan daya saing daerah,” jelas Lewerissa.
Gubernur Lewerissa juga membujuk seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan ekonomi. “Jika wilayah lain bisa maju, maka Maluku juga pasti bisa. Kuncinya adalah kerja sama, kerja keras, dan komitmen berbareng untuk memandang kesempatan di tengah tantangan,” ujarnya. Ia berambisi Kadin Maluku dapat menjadi jembatan nan kuat antara pemerintah dan bumi upaya serta menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·