Pemkab Pasaman Barat Tetapkan 7.275 Hektare jadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Menurut Afdal, musibah banjir pada akhir November 2025 lampau menyebabkan 1.005 hektare lahan pertanian terdampak dan puluhan hektare lahan padi sawah rusak.

"Bantuan dari pemerintah pusat juga telah kita terima untuk memperbaiki sarana pertanian nan ada," ucap dia.

Untuk mencapai sasaran produksi itu, Afdal mengatakan, dinas mengenai bakal melakukan sejumlah upaya baik intensifikasi maupun ekstensifikasi.

Menurut dia, upaya intensifikasi nan dilakukan, antara lain dengan optimasi lahan nan ada ialah memperbaiki indeks pertanaman, memperkuat sumber daya manusia, dan mengubah pola pemanfaatan sumber daya nan ada.

"Kami memberikan motivasi kepada petani agar indeks pertanaman bisa ditingkatkan dari satu kali tanam sampai dua kali dan tiga kali setahun," kata Afdal.

Selain itu, lanjut dia, juga memberikan sosialisasi mengenai pemilihan bibit unggul, pemupukan dan penggunaan perangkat pertanian nan meminimalkan modal. Selanjutnya, upaya ekstensifikasi, katanya, berfokus pada ekspansi sumber daya nan ada berupa ekspansi sawah nan ada.

"Daerah sentra padi di Pasaman Barat terletak di Kecamatan Talamau, Kinali, Ranah Batahan dan Gunung Tuleh," jelas Afdal.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita