Raja Charles III dari Inggris berbincang dengan Presiden AS Donald Trump saat acra jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih, Washington, D.C., AS, Selasa (28/4/2026). Kunjungan Raja Charles III ke AS ini merupakan nan pertama sebagai raja berbareng Ratu Camilia. (REUTERS/Evelyn Hockstein)
Berbicara pada aktivitas tersebut, raja Charles III mencatat bahwa kapal selam, HMS Trump dinamai sesuai nama presiden AS nan diluncurkan pada tahun 1944 dan kemudian bekerja dengan pasukan nan berbasis di Australia selama perang Pasifik. (REUTERS/Suzanne Plunkett)
Charles mengatakan bahwa dia memberikan lonceng original dari menara komando kapal tersebut sebagai bingkisan pribadi, menyebutnya sebagai simbol sejarah berbareng dan kerja sama di masa depan. “Jika Anda perlu menghubungi kami,” tambah raja, “cukup hubungi kami.” (REUTERS/Suzanne Plunkett)
Sebelumnya, Charles mengatakan kepada Kongres AS bahwa terlepas dari era ketidakpastian dan bentrok di Eropa dan Timur Tengah, Inggris dan AS bakal selalu menjadi sekutu setia nan berasosiasi dalam memihak demokrasi, di saat perpecahan mendalam antara kedua sekutu lama tersebut mengenai perang dengan Iran. (REUTERS/Suzanne Plunkett)
Kunjungan kenegaraan kerajaan selama empat hari ke AS ini terjadi di tengah ketegangan hubungan antara kedua negara, setelah Trump berulang kali mengkritik Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer atas apa nan disebut Trump sebagai kurangnya support dalam memajukan perang melawan Iran. (REUTERS/Suzanne Plunkett)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·