:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556528/original/095634300_1776251086-1.jpg)
1/5
Warga membersihkan sampah plastik di area rimba bakau sebagai bagian dari kampanye kebersihan di Desa Serangan, Denpasar, Bali, pada Rabu 15 April 2026. Sampah plastik nan menumpuk di rimba bakau Desa Serangan, Denpasar, Bali, menjadi ancaman serius bagi ekosistem mangrove. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556529/original/026106500_1776251087-2.jpg)
1/5
Sampah plastik tersebut seringkali tersangkut di akar, menghalang pertumbuhan mangrove, dan mencemari biota laut. Tampak dalam foto, seorang wanita membersihkan sampah plastik di area rimba bakau sebagai bagian dari kampanye kebersihan di Desa Serangan, Denpasar, Bali, pada Rabu 15 April 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556530/original/055112700_1776251087-3.jpg)
1/5
Sampah tersangkut di akar, mengakibatkan bibit susah tumbuh dan berisiko kematian pada mangrove. Tampak dalam foto, penduduk membersihkan sampah plastik di area rimba bakau sebagai bagian dari kampanye kebersihan di Desa Serangan, Denpasar, Bali, pada Rabu 15 April 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556531/original/088040700_1776251087-4.jpg)
1/5
Sementara, plastik nan lama terjebak di area bakau bakal terurai menjadi mikroplastik. Tampak dalam foto, penduduk membersihkan sampah plastik di area rimba bakau sebagai bagian dari kampanye kebersihan di Desa Serangan, Denpasar, Bali, pada Rabu 15 April 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556532/original/019343200_1776251088-5.jpg)
1/5
Ini rawan lantaran area bakau adalah nursery ground (tempat pembiakan) bagi ikan dan kepiting nan nantinya bakal dikonsumsi. Tampak dalam foto, penduduk membersihkan sampah plastik di area rimba bakau sebagai bagian dari kampanye kebersihan di Desa Serangan, Denpasar, Bali, pada Rabu 15 April 2026. (SONNY TUMBELAKA/AFP)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·