
Stasiun nan dibangun untuk mendukung konektivitas menuju Jakarta International Stadium ini dirancang dengan konsep modern dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Kehadiran stasiun ini diharapkan bisa mengurai kepadatan lampau lintas saat berlangsungnya beragam aktivitas besar di area stadion, termasuk pertandingan sepak bola maupun konser berskala internasional.

Pembangunan stasiun ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan jasa transportasi publik di Jakarta. Dengan akses nan lebih mudah dan nyaman, masyarakat diharapkan semakin beranjak menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi, terutama saat mengunjungi area JIS nan kerap dipadati pengunjung.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah pekerja tampak menyelesaikan bagian peron, jalur rel, hingga akomodasi penunjang seperti tangga dan akses masuk penumpang. Beberapa bagian gedung utama sudah mulai terlihat corak akhirnya, meskipun tetap memerlukan tahap finishing untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna.

Selain itu, pembangunan akomodasi pendukung seperti area parkir, jalur pedestrian, serta konektivitas dengan transportasi lain juga terus dikebut. Hal ini krusial agar stasiun tidak hanya berfaedah sebagai titik naik turun penumpang, tetapi juga sebagai pusat mobilitas nan terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya.

Rencananya, Stasiun JIS bakal mulai beraksi pada Juni 2026. Target tersebut menjadi referensi utama bagi seluruh pihak nan terlibat dalam proyek ini untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Berbagai upaya percepatan pembangunan pun dilakukan tanpa mengabaikan standar keselamatan kerja.

Kehadiran stasiun ini nantinya diharapkan bisa meningkatkan aksesibilitas area Jakarta Utara, khususnya Papanggo dan sekitarnya. Selama ini, wilayah tersebut dikenal mempunyai keterbatasan akses transportasi publik dibandingkan area lain di Jakarta, sehingga pembangunan stasiun menjadi solusi strategis.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·