Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cipurut Dayeuhkolot, Bandung

Sedang Trending 6 hari yang lalu
Tim Inafis Polresta Bandung saat membawa mayit bayi laki-laki nan ditemukan di Sungai Cipurut, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung ke RS Sartika Asih. Foto: Dok. Polresta Bandung

Warga Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayit bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Sungai Cipurut, Selasa (14/4/2026) sore.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan penduduk kepada pihak Kepolisian Sektor Dayeuhkolot sekitar pukul 15.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi letak kejadian untuk melakukan pengecekan.

Kapolsek Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut.

“Kami menerima laporan dari penduduk mengenai penemuan mayit bayi laki-laki di aliran Sungai Cipurut, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, petugas menemukan jasad bayi dalam kondisi sudah meninggal bumi dan tergeletak di aliran sungai. Kondisi jasad diketahui telah membengkak dan mulai membusuk.

“Diperkirakan bayi tersebut telah meninggal bumi sekitar tiga hingga empat hari, dilihat dari kondisi bentuk nan sudah membengkak, membusuk, serta mengeluarkan aroma tidak sedap. Tali pusar juga tetap menempel pada jasad bayi,” kata Triyono.

Petugas kepolisian nan tiba di letak kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan Unit Inafis Polresta Bandung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa luka terbuka akibat barang tajam maupun barang tumpul pada tubuh bayi tersebut.

“Untuk sementara, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan luka akibat kekerasan. Namun, kami tetap menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian,” jelas Triyono.

Saat ditemukan, jasad bayi dalam posisi telentang di aliran sungai. Hingga kini, identitas bayi tersebut tetap belum diketahui dan sementara dicatat sebagai Mr X.

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad bayi telah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung, untuk dilakukan proses autopsi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan