May Day 2026, KSPSI Usulkan Beasiswa LPDP untuk Aktivis Buruh

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengusulkan program danasiwa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi para aktivis buruh. Usulan ini disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto di tengah seremoni May Day 2026 di Monas.

Ketua Panitia May Day 2026 ini menjelaskan bahwa tujuan dari usulan ini untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kepemimpinan para aktivis pekerja di masa depan. Andi Gani menilai ketua organisasi pekerja perlu mempunyai kapabilitas akademik nan mumpuni.

"Saya tadi mengusulkan adanya danasiwa LPDP untuk aktivis buruh, untuk meningkatkan kompetensi para ketua pekerja untuk masa depan organisasi," kata Andi Gani kepada wartawan di area Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Andi Gani mengungkapkan, Prabowo menyambut baik usulan tersebut. Dia diminta menghadap untuk membahas teknis dan skema danasiwa bagi para pegiat serikat pekerja tersebut.

"Respons (Prabowo) sangat baik, saya bakal diminta menghadap Presiden dalam waktu sangat dekat untuk melaporkan situasinya seperti apa," ujarnya.

Meski merupakan jalur unik bagi aktivis, Andi Gani menegaskan bahwa para calon penerima danasiwa tetap kudu mengikuti prosedur dan seleksi nan bertindak di LPDP. Dia berambisi agar kesempatan ini nantinya digunakan dengan penuh tanggung jawab.

"Tentu tetap mengikuti tes nan normal. Saya bakal memberikan semangat kepada teman-teman nan kelak bakal mengambil danasiwa agar kudu sungguh-sungguh lantaran dibiayai oleh negara secara full dan kudu bertanggung jawab atas biaya negara tersebut," tegas Andi Gani.

Selain soal beasiswa, dia juga mengapresiasi Prabowo nan telah menepati janji-janjinya kepada kaum buruh, mulai dari pengetatan patokan outsourcing hingga perlindungan pekerja rumah tangga.

"Presiden telah menepati janjinya. Satgas PHK, patokan outsourcing nan diperketat, hingga perlindungan ART. Ini adalah perihal nan luar biasa," imbuhnya.

Di sisi lain, Andi Gani menyatakan perayaan May Day 2026 melangkah baik. Dia menyebut seremoni berbareng Prabowo hari ini menjadi momentum berhistoris bagi aktivitas pekerja nasional.

"Sebagai Ketua Panitia May Day 2026 saya sangat bahagia. Sekitar 240 ribu pekerja datang di sini berbareng Bapak Presiden Prabowo Subianto. Ini hari nan luar biasa bagi pekerja Indonesia," ucap Andi Gani.

Menurutnya, perihal ini menandai kuatnya persatuan aktivitas pekerja nasional, meski di saat berbarengan sebagian mini komponen pekerja tetap menyampaikan aspirasi melalui tindakan demonstrasi di area Gedung DPR/MPR RI.

"Kami menghormati teman-teman nan melakukan tindakan di DPR. Itu perihal nan biasa dalam demokrasi. Namun sebagian besar kekuatan pekerja datang di Monas dan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Presiden," tutur dia.

Andi Gani memastikan hubungan komunikasi antar serikat pekerja dan Pemerintah terjalin dengan baik. "Ini sejarah persatuan dan kesatuan pekerja Indonesia. Mudah-mudahan semangat ini terus terjaga hingga May Day 2027," pungkasnya. (ond/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News