Jakarta, CNN Indonesia --
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah Revon Haprindiat mengatakan satu orang meninggal bumi serta satu orang lainnya mengalami luka-luka akibat tanah dan longsor.
"Kami membantu proses pemindahan dan membawa korban ke rumah sakit," katanya mengutip Antara, Minggu (12/4).
Ia mengimbau masyarakat untuk tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem nan tetap terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat tetap tenang dan waspada dengan beragam kemungkinan. Manakala terjadi cuaca lebih ekstrem, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dan melakukan langkah-langkah mitigasi nan diperlukan," kata Revon.
Sementara itu, Kepala Desa Sangkanayu Ali Nur Setiawan mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.55 WIB di pemukiman penduduk RT 14 RW 5, Dusun Tambleg Pondokangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet.
Menurut dia, longsor bermulai saat material batu berukuran besar jatuh dari tebing dan menghantam bagian dapur rumah warga. Karena kejadiannya berjalan sangat cepat, kata dia, korban nan berada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri.
"Batu besar nan jatuh dari tebing itu langsung menimpa area dapur saat para korban sedang berada di dalam rumah," katanya.
Ia mengatakan kejadian tersebut mengakibatkan seorang penduduk berjulukan Yanti (37) meninggal bumi di lokasi, sedangkan Kasini (34) mengalami luka-luka serius.
Menurut dia, penduduk berbareng perangkat desa kemudian melakukan pemindahan korban dari reruntuhan gedung dapur nan terdampak longsor.
"Kami berbareng penduduk sukses melakukan proses pemindahan di area reruntuhan gedung dapur tersebut," katanya.
Ali mengatakan kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bobotsari untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·