Kisah Sombong Pebulu Tangkis Soh Wooi Yik, Sebut Malaysia Bisa Taklukkan Siapa pun di Piala Thomas 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kisah Sombong Pebulu Tangkis Soh Wooi Yik, Sebut Malaysia Bisa Taklukkan Siapa pun di Piala Thomas 2026

Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik berbareng Herry IP. (Foto: Instagram/sohwooiyik)

TIM bulu tangkis putra Malaysia datang ke ajang Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark, dengan misi besar, ialah menjadi juara. Ganda putra jagoan Negeri Jiran, Soh Wooi Yik, menekankan pentingnya keseimbangan antara rasa percaya diri dan sikap rendah hati bagi skuad Malaysia untuk bisa melangkah jauh dalam turnamen bergengsi nan dimulai hari Jumat ini.

Meskipun secara objektif Malaysia tidak menyandang status sebagai tim favorit juara, Wooi Yik meyakini kualitas nan dimiliki rekan-rekan setimnya cukup untuk menumbangkan negara mana pun di lapangan.

1. Bicara Strategi

Persiapan akhir Malaysia sekarang terfokus di Herning, Denmark, sebelum laga dimulai. Wooi Yik, nan saat ini menduduki ranking dua bumi berbareng Aaron Chia, menyebut bahwa pemusatan latihan selama 10 hari sangat krusial untuk mematangkan strategi dan membangun ikatan jiwa antarpemain.

"Kami kudu masuk ke turnamen ini dengan pola pikir nan rendah hati. Saat ini kami mungkin bukan tim terkuat, tapi kami punya keahlian untuk mengalahkan siapa saja," ujar Wooi Yik, dikutip dari media Malaysia, New Straits Times, Selasa (21/4/2026).

Soh Wooi Yik juga menyoroti dalam arena beregu seperti Piala Thomas, semangat kolektif adalah kunci utama. Selain itu, Malaysia tidak menutup kemungkinan untuk menurunkan pasangan bongkar pasang sebagai bagian dari strategi elastis guna mengecoh lawan, sebuah strategi nan terbukti efektif pada kompetisi-kompetisi sebelumnya.

Herry IP ukses bantu Aaron Chia/Soh Wooi Yik juara BAC 2025. (Foto: Instagram/aaronchiatengfong) Herry IP ukses bantu Aaron Chia/Soh Wooi Yik juara BAC 2025. (Foto: Instagram/aaronchiatengfong)

2. Fokus

Perjalanan Malaysia di Grup B bakal dimulai dengan menghadapi Inggris, disusul Finlandia, dan puncaknya melawan Jepang. Wooi Yik mengakui Jepang bakal menjadi ujian terberat sekaligus penentu posisi mereka di babak grup.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com