Kisah di Balik Heboh Rombongan Eks Anggota DPR Foto-foto di Sitinjau Lauik

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Kapolres Solok Kota AKBP Mas'ud Ahmad. Foto: Dok. Polres Solok Kota

Kapolres Solok Kota, AKBP Mas'ud Ahmad, angkat bunyi soal gempar rombongan kendaraan nan dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Diketahui rombongan nan melakukan foto-foto tersebut merupakan jejeran Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, salah satunya adalah Arteria Dahlan—eks Anggota DPR RI.

Mas'ud menjelaskan pengawalan nan dilakukan oleh anggotanya itu terjadi pada 6 April 2026. Rombongan bakal ke Kota Solok dari Padang untuk kunjungan kerja.

Anggota nan melakukan patroli dan pengawalan (patwal) rombongan ini adalah Briptu SAN dan Bripda SA. Mereka sudah diperiksa Propam atas kejadian tersebut.

"Pada saat pukul 09.00 WIB, pada saat perjalanan menuju Kota Solok, ada berakhir di Kelok Sitinjau Lauik. Di mana awal mula kejadian pada saat rombongan menuju Kota Solok, tepatnya mendekati Sitinjau Lauik ada koordinasi di perjalanan antara salah satu pihak PT Pusri Palembang kepada pengawal untuk berakhir di atas," kata Mas'ud saat konvensi pers dikutip Kamis (15/4).

Namun, lanjut Mas'ud, komunikasi antara pihak PT Pusri Palembang dengan personil nan melakukan pengawalan terputus akibat hubungan jaringan. Sehingga terjadi miskomunikasi.

"Dan pada saat rombongan ini bakal berbelok di tikungan Sitinjau Lauik, lantaran ada kendaraan dari arah berlawanan, jadi kendaraan patroli kami bukan bermaksud berakhir di situ, cuman mengambil awalan ke kanan untuk melakukan belokan," imbuhnya.

"Namun saat kecepatan kendaraan dikurangi, rombongan ini berakhir dan keluar dari kendaraan. Di sini terjadi miskomunikasi nan tadinya mungkin perkiraan kami pada saat itu, nan biasanya dilakukan di tikungan itu menjadi kebiasaan setiap rombongan memberikan sesuatu seperti minuman, itu pemahaman personil saat itu, namun nan terjadi rombongan keluar kendaraan langsung foto-foto," ujar Mas'ud.

Tanjakan Sitinjau Lauik, Sumatera Barat. Foto: Sitinjau Lauik Truck Video

Mas'ud menyebut, anggotanya kemudian secara inisiatif turun dari kendaraan patwal melakukan pengaturan lampau lintas.

"Karena pada saat itu, situasi tidak memungkinkan, personil turun melakukan pengaturan. Arus lampau lintas pada saat kejadian dari arah Padang ada satu kendaraan bisa dilihat di video. Arus lampau lintas pada saat itu sunyi tidak begitu banyak kendaraan," ungkapnya.

Meskipun demikian, Mas'ud menegaskan, jika terjadi pelanggaran SOP nan dilakukan anggotanya bakal dilakukan penindakan sesuai aturan.

"Ini baru pemeriksaan awal. Kalau seandainya dalam pemeriksaan lanjutan ada SOP nan dilanggar kami bakal melakukan tindakan sesuai aturan," tegasnya.

Sebelumnya, beredar video rangkaian kendaraan nan dikawal mobil patwal polisi berakhir di tikungan Jalur Sitinjau Lauik, Sumatera Barat (Sumbar). Rombongan kendaraan tersebut berakhir lampau berfoto-foto di tengah jalan. Video ini menjadi perbincangan di media sosial.

Tindakan rombongan ini membikin pengendara lain, seperti truk-truk besar terpaksa berakhir untuk mengantre melintasi tikungan nan terkenal dengan julukan "tikungan viral" tersebut.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan