Jakarta -
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membujuk Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) bekerja-sama untuk memperluas akses kerja bagi tenaga kerja lanjut usia (lansia). Hal itu seiring meningkatnya jumlah masyarakat usia lanjut di Indonesia.
Plt Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Estiarty Haryani mengatakan Indonesia memasuki era masyarakat menua. Oleh lantaran itu diperlukan kebijakan ketenagakerjaan nan inklusif agar potensi tenaga kerja lansia dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Tingkat partisipasi angkatan kerja lansia tetap terbatas dibandingkan golongan usia produktif lainnya. Hal ini menunjukkan tetap adanya potensi besar nan belum dimanfaatkan secara optimal dan perlu menjadi perhatian bersama," ujar Esti dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi masyarakat lansia pada 2025 mencapai sekitar 11,93% dari total masyarakat Indonesia. Angkanya terus meningkat seiring naiknya nomor angan hidup.
"Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya memperluas akses kerja nan inklusif bagi tenaga kerja lansia, memastikan penerapan kebijakan tidak berakhir pada tataran normatif, serta mengembangkan model penempatan dan pemberdayaan nan berkepanjangan dan dapat direplikasi secara nasional," tuturnya.
Esti menegaskan bahwa penguatan ekosistem ketenagakerjaan inklusif bagi golongan lansia memerlukan kerjasama lintas pihak mulai dari pemerintah, bumi upaya dan bumi industri, akademisi, komunitas, hingga media dan mitra pembangunan.
"Kolaborasi menjadi kunci agar kebijakan nan disusun tidak hanya implementatif, tetapi juga memberikan akibat nyata di lapangan," ujarnya.
Sejalan dengan itu, Kemnaker juga tengah menyusun Peraturan Menteri Ketenagakerjaan tentang Penempatan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Khusus, termasuk tenaga kerja lanjut usia sebagai dasar penguatan kebijakan ke depan.
"Regulasi ini diharapkan menjadi instrumen krusial untuk memperluas akses, memperkuat perlindungan, serta memastikan kesempatan kerja nan layak bagi tenaga kerja lansia di Indonesia," ujar Esti.
(acd/acd)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·