Ke Gus Ipul, Bupati Majalengka Apresiasi Program Sekolah Rakyat

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Mensos Saifullah Yusuf berbareng Bupati Majalengka Eman Suherman dan Wabup Dena Muhamad Ramdhan saat aktivitas Kolaborasi Program Prioritas Presiden Dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi di Majalengka, Jumat (24/4/2026). Foto: Biro Humas Kemensos / Faqih Barelvi

Bupati Majalengka, Eman Suherman, didampingi oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, menyampaikan apresiasi pada Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) atas program Sekolah Rakyat dari Kemensos, lantaran membawa akibat nyata bagi masyarakat Majalengka, dalam membuka akses pendidikan bagi family tidak mampu.

“Tentu hari ini saya atas nama masyarakat Majalengka, sekali lagi mengucapkan terima kasih. Dan program Sekolah Rakyat (SR) ini adalah program nan betul-betul luar biasa,” kata Eman saat aktivitas Kolaborasi Program Prioritas Presiden Dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi Di Kabupaten Majalengka pada Jumat (24/4).

Eman menyoroti perubahan signifikan para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 34 Majalengka nan datang dalam aktivitas tersebut.

“Anak nan dulu pada dekil, anak nan kayaknya saya saja tidak percaya mereka bakal betah. Bahkan orang tua pun ketika mengantarkan ke sini, mereka cemas jangan-jangan anak kami tidak bakal betah. Tapi hari ini penampilan mereka luar biasa,” tuturnya dengan nada haru bercampur bangga.

Menanggapi perihal tersebut, Gus Ipul menyampaikan bahwa keberhasilan penerapan Sekolah Rakyat tidak terlepas dari sinergi pemerintah pusat dan daerah.

“Terima kasih Pak Bupati, telah sama-sama berjuang untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat di Majalengka. Tentu ini tindak lanjut dari program strategis Bapak Presiden Prabowo dalam rangka pengentasan kemiskinan terpadu. Disamping anaknya bisa sekolah, orang tuanya juga diberdayakan dan diintervensi dengan program-program strategis Bapak Presiden nan lain,” ujar Gus Ipul.

Ia menjelaskan, intervensi nan dilakukan tidak hanya menyasar pendidikan anak, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan keluarga, mulai dari pembaharuan rumah tidak layak huni (RTLH), support iuran agunan kesehatan nasional (PBI JKN), hingga training upaya bagi orang tua siswa.

Kolaborasi Program Prioritas Presiden Dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi nan dikunjungi oleh Mensos Saifullah Yusuf di Majalengka, Jumat (24/4/2026). Foto: Biro Humas Kemensos / Faqih Barelvi

“Per hari ini sudah ada 100 titik (Sekolah Rakyat permanen) nan sedang dalam proses pembangunan. Ada nan sudah 20 persen hingga 40 persen. Nanti bulan Juli itu bisa kita manfaatkan untuk MPLS,” jelasnya lebih lanjut.

Gus Ipul menegaskan sekali lagi bahwa program ini ditujukan unik bagi family nan paling tidak mampu, dengan proses seleksi nan ketat dan transparan.

“Jangan ada nan main-main, jangan ada nan suap segala macam. Kita tidak membuka pendapatan. nan ada adalah penjangkauan,” ucapnya.

Ke depan, pemerintah pusat menargetkan setiap kabupaten mempunyai minimal satu Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan.

Gus Ipul juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memastikan support sosial tepat sasaran, salah satunya melalui penempelan stiker di rumah Penerima Manfaat nan telah graduasi secara mandiri.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan