KDM Jawab Wagub Kalbar: Maaf Apabila Jabar Menyinggung Daerah Lain

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons tantangan Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan jika bisa membenahi jalan rusak dengan anggaran terbatas.

"Saya juga minta maaf andaikan apa nan dilakukan di Jawa Barat menyinggung wilayah lain," kata Dedi dalam video nan diunggah di Instagram-nya, dikutip Senin (13/4).

Dedi juga menyampaikan aktivitas pembangunan nan dia lakukan di Jawa Barat tak ada niatan untuk memperbandingkannya dengan pembangunan di wilayah lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyadari bahwa setiap wilayah mempunyai tantangannya masing-masing.

Begitu pula dengan keahlian fiskal masing-masing wilayah nan berbeda-beda.

"Semoga ke depan daerah-daerah tumbuh keahlian fiskalnya, sehingga biaya bagi hasil bisa mengalir ke wilayah penghasil," ucap dia.

Belakangan viral di media sosial pernyataan Krisantus nan menantang Dedi Mulyadi jika bisa membenahi jalan rusak dengan anggaran terbatas.

Ia menyampaikan itu sebagai respons ucapan penduduk di Sepauk, Kabupaten Sintang nan membandingkan kondisi jalan di Jabar dengan Kalbar.

Krisantus menyatakan bakal mencium dengkul Dedi Mulyadi jika dia bisa membangun jalan dengan anggaran hanya Rp6 triliun.

Ia menyatakan tidak bisa Kalbar dibandingkan dengan Jabar. Ia menyebut kedua provinsi itu mempunyai luas wilayah serta anggaran nan berbeda.

Krisantus menyebut luas Jabar hanya 43 ribu KM2 tapi APBD-nya menyentuh Rp31 triliun, berbanding terbalik dengan Kalbar nan luasnya hingga 171 ribu KM2 dengan APBD sekitar Rp6 triliun.

"Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp6 triliun bangun Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya," tegas Krisantus saat membuka Musrenbang di Pendopo Bupati Sintang, Kalbar, Kamis (9/4) seperti dikutip dari detikKalimantan.

[Gambas:Instagram]

(mnf/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional