Sampurno (45), Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jatim, dikeroyok sekitar 15 orang di rumahnya. Hal ini diduga lantaran para pelaku tidak terima dengan sikap kades saat pengajian sehari sebelumnya.
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Rabu (15/4) sekitar pukul 14.45 WIB.
Peristiwa ini bermulai saat Sampurno kehadiran sekitar 15 orang tamu nan datang menggunakan dua mobil dan beberapa sepeda motor ke rumahnya di Desa Pakel.
Kedatangan belasan orang tersebut awalnya diterima baik oleh Sampurno. Namun, tak lama kemudian situasi berubah menjadi tegang.
“Intinya, para terduga pelaku mengkonfirmasi kepada Kades Pakel mengenai argumen sikapnya kemarin (Selasa, 14 April 2026, dalam aktivitas pengajian di wilayah Kecamatan Ranuyoso), nan dinilai marah-marah,” kata Suprapto saat dikonfirmasi wartawan Kamis (16/4).
Sampurno kemudian tak bersuara dan meminta maaf kepada orang-orang nan datang tersebut atas sikapnya. Namun, tiba-tiba dia dikeroyok oleh sekelompok orang tersebut.
“Beberapa terduga pelaku langsung melakukan pengeroyokan terhadap Kades Pakel dengan menggunakan senjata tajam,” kata Suprapto.
“Pada saat terjadi keributan, beberapa saksi di letak sempat menanyakan kepada terduga pelaku siapa nan menyuruh mereka. Terduga pelaku menjawab bahwa nan menyuruh adalah H.D nan bertempat tinggal di Jatiroto,” tambahnya.
Setelah melakukan penganiayaan, para pelaku langsung kabur meninggalkan letak kejadian.
Sampurno kemudian dilarikan ke rumah sakit. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Gucialit oleh beberapa saksi sekitar pukul 15.00 WIB.
“Anggota Polsek Gucialit langsung mendatangi dan mengamankan TKP serta mengumpulkan para saksi untuk dimintai keterangan,” ujarnya.
Akibat pengeroyokan tersebut, Sampurno mengalami sejumlah luka di tubuhnya.
“Luka di siku kanan dan kepala bagian belakang,” kata Suprapto.
Suprapto belum menjelaskan secara perincian mengenai motif, sikap Sampurno saat pengajian, hingga jenis senjata tajam nan digunakan para pelaku.
Saat ini, polisi tetap menyelidiki lebih lanjut kejadian pengeroyokan tersebut. “Iya, tetap didalami,” ujarnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·