Jubir Jelaskan Alasan JK Unjuk Peran di Balik Jokowi Jadi Presiden

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menyatakan Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi Presiden lantaran dirinya. Jubir JK, Husain Abdullah, menjelaskan argumen JK menyampaikan perihal itu.

Husain Abdullah awalnya menyebut pernyataan JK itu disampaikan lantaran kerap dituding tidak tahu terima kasih kepada Jokowi nan menjadikannya wapres pada 2014 lalu. Ia mengatakan sudah lama JK memendam soal ini.

"Penjelasan Pak JK nan sempat disampaikan dengan nada tinggi, untuk meyakinkan loyalis Jokowi nan kerap menarasikan JK tidak tahu balas budi padahal sudah diangkat jadi Wapres oleh Jokowi. Tidak punya rasa terima kasih kepada Jokowi. JK tidak juga emosi. Tapi sudah lama JK menahan diri tidak buka-bukaan soal ini," kata Husain saat dihubungi, Minggu (19/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan JK terpaksa mengungkap perannya, khususnya mengenai pencalonan Jokowi di Pilgub DKI Jakarta pada 2012 lalu. Ia menyebut JK berkedudukan atsas majunya Jokowi di panggung Ibu Kota.

"Akhirnya JK pun terpaksa mengungkapkan perannya, gimana dia mengantarkan Jokowi ke Ibu Mega agar dicalonkan jadi Gubernur DKI. JK sadar bahwa kemudian saat kontestasi Pilpres telah berproses, banyak pihak kemudian nan terlibat. Tapi awal mula Jokowi dipromosikan ke Ibu Mega 'manggung' di Ibu Kota sebagai calon Gubernur DKI, tidak lepas dari peran nan dilakonkannya," ucap dia.

Husain menyampaikan nasib Jokowi mungkin bakal berbeda jika tidak pernah berkecimpung di Jakarta. Menurutnya, Jokowi mendapatkan kesempatan maju di Pilpres 2014 lantaran menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Jadi nan disampaikan JK adalah ketika langkah awal Jokowi berkecimpung di Jakarta nan membuka pintu bagi Jokowi kemudian menjadi Presiden RI. Tanpa ini, kemungkinan nasibnya beda lagi. Sebab sesudah jadi Gubernur, selanjutnya, Jokowi dicalonkan jadi Presiden oleh Ibu Mega," jelasnya.

"Tapi saat itu, Ibu Mega tidak bersedia mengesahkan pencalonan Jokowi jika bukan JK sebagai wakilnya. Sebab Jokowi dianggap belum berilmu sekalipun elektabilitasnya tinggi untuk bersaing dengan Prabowo. Maka jadilah Pak JK sbg Wapres Jokowi," lanjutnya.

Husain menegaskan bukan Jokowi nan menetapkan JK menjadi pasangannya. Dia memastikan itu atas permintaan langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Catatan pentingnya di sini, bukan Jokowi nan menetapkan JK sebagai pasangannya, melainkan langsung atas permintaan Ibu Mega selaku Ketua Umum PDIP kepada JK agar mendampingi Jokowi (yang dianggapnya belum berilmu pada saat itu). Sekali lagi, Ibu Mega tidak mau menandatangani pencalonan Jokowi jika tidak berpasangan dengan M. Jusuf Kalla. Jadi siapa sebenarnya nan berhutang budi? Apalagi sepanjang pemerintahan mendampingi Jokowi, dalam beberapa moment krusial JK kerap pasang badan buat Jokowi," tuturnya.

Pernyataan JK

Jusuf Kalla (JK) mengeluarkan kekesalannya atas tuduhan Rismon Sianipar nan mengatakan dirinya mendanai kasus piagam Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). JK pun mengingatkan perannya di kembali pekerjaan Jokowi hingga menjadi Presiden ke-7 RI.

Pernyataan ini disampaikan JK ketika dia ditanya perihal adanya laporan polisi mengenai video ceramahnya tentang 'mati syahid' di UGM. JK ditanya apakah dia merasa dipolitisasi alias tidak dengan adanya kasus ini.

Lalu, JK menjawab dengan mengatakan dirinya tidak mau berspekulasi. Namun, dia merasa masalah ini muncul setelah dia melaporkan Rismon Sianipar ke polisi mengenai tudingan mendanai kasus piagam Jokowi.

JK mengungkapkan dia beberapa kali dihubungi oleh Rismon dan Roy Suryo, namun selalu dia tolak, lantaran dia mau berada di posisi netral, mengingat kasus tudingan piagam tiruan Jokowi sedang ramai. Dia pun mengungkapkan kekesalannya tentang masalah piagam tiruan ini nan berkepanjangan sehingga menyeret sejumlah nama.

JK pun bicara mengenai peran pentingnya dalam pekerjaan politik Jokowi. JK mengatakan dia adalah orang nan membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta.

JK mengatakan dia nan menyodorkan nama Jokowi ke Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di pemilihan kepala wilayah (pilkada) DKI Jakarta). Bahkan, dia juga mengatakan Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI lantaran dirinya.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden lantaran saya," tegas JK.

(maa/imk)


Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News