Jokowi Buka Suara soal Desakan JK Tunjukkan Ijazah ke Publik

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Surakarta, CNN Indonesia --

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menanggapi Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) nan mendesaknya menunjukkan piagam ke publik.

Ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu menegaskan piagam merupakan arsip pribadi. Ia mempunyai kewenangan penuh atas piagam tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya, Jokowi menantang pihak-pihak nan menyebut ijazahnya tiruan untuk membuktikan tudingan mereka.

"Mestinya nan menuduh itu nan membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan," kata Jokowi, Jumat (10/4).

Jokowi cemas terjadi preseden jelek jika dia menuruti dorongan beragam pihak untuk menunjukkan ijazahnya.

"Nanti semua orang bisa menuduh, dan (yang dituduh) disuruh menunjukkan buktinya. Kebalik-balik itu," kata dia.

Selain mendesak untuk menunjukkan ijazah, JK juga menyebut rumor piagam Jokowi telah berlarut-larut. Polemik berkepanjangan itu, kata JK, meresahkan masyarakat.

Jokowi mengatakan pihaknya sudah melaporkan tuduhan Roy Suryo Cs ke Polda Metrojaya sejak tahun lalu. Namun hingga saat ini kasus tersebut tetap dalam proses penyidikan.

Ia berambisi Polisi bisa memproses kasus tersebut lebih sigap agar dapat segera disidangkan di pengadilan.

"Ini kan sudah nyaris satu tahun. Segera P21 dan segera diserahkan pada pengadilan untuk kelak kita bisa menunjukkan mana nan benar, mana nan enggak benar," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, pengadilan merupakan tempat nan tepat untuk mendapatkan kepastian hukum. Ia pun siap menunjukkan ijazahnya jika diminta pengadil di persidangan.

"Forumnya jelas, forum hukumnya ada di pengadilan," kata dia.

"Kalau diminta pengadil untuk menunjukkan piagam asli, ya bakal saya tunjukkan. Baik SD, SMP, SMA, S1, semuanya bakal saya tunjukkan," lanjutnya.

Sebelumnya, JK mengatakan polemik piagam Jokowi tidak hanya berakibat secara materiil, tetapi juga memicu perpecahan di tengah masyarakat akibat perdebatan berkepanjangan.

"Waktu kita habis, biaya ongkosnya mahal, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra kan perpecahan, mati-matian di TV. Itu sifat nasional kita terganggu dengan langkah itu," kata JK, Rabu (8/4).

Menurut JK, persoalan tersebut sebenarnya dapat diselesaikan secara sederhana jika Jokowi menunjukkan piagam original miliknya. JK merupakan pendamping Jokowi ketika memimpin Indonesia periode 2014-2019.

"Sebenarnya sederhana persoalannya, lantaran saya percaya Pak Jokowi bahwa punya piagam asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan langkah tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya nan asli," ujarnya.

(ugo/syd/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional