Investor Asing Lepas Saham Perbankan di Sesi I, Incar Emiten Energi dan Ritel

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Pengunjung memotret layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Aksi jual investor asing tetap membayangi pasar saham Indonesia pada perdagangan sesi I Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rabu (9/4). Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan asing membukukan net sell sebesar Rp 1,11 triliun di seluruh pasar.

Berdasarkan info Stockbit, nilai penjualan asing tercatat mencapai Rp 3,56 triliun, lebih besar dibandingkan pembelian nan hanya Rp 2,45 triliun. Meski demikian, di kembali tekanan jual tersebut, penanammodal asing terlihat tetap melakukan akumulasi pada sejumlah saham tertentu.

Fenomena ini mencerminkan strategi rotasi: melepas saham besar (big caps), sembari masuk ke saham-saham nan lebih selektif.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar dan likuid menjadi sasaran utama tindakan jual asing. Bahkan, beberapa di antaranya selama ini dikenal sebagai “market mover”.

Saham nan paling banyak dilepas asing antara lain:

• BUMI: net sell 382,7 juta saham

• BNBR: net sell 118,7 juta saham

• GOTO: net sell 111,2 juta saham

• BBRI: net sell 84,2 juta saham

• BRPT: net sell 50,6 juta saham

Selain itu, tekanan jual juga terjadi pada saham seperti BMRI, ACES, BRMS, hingga INET.

Aksi jual tidak hanya terjadi di saham teknologi seperti GOTO, tetapi juga merambah sektor perbankan besar seperti BBRI dan BMRI. Padahal, sektor ini biasanya menjadi barometer kepercayaan penanammodal asing terhadap pasar Indonesia.

Hal ini bisa mengindikasikan penanammodal dunia sedang melakukan profit taking alias mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Tetap Belanja, Asing Incar Saham Ini

Di tengah net sell nan cukup besar, penanammodal asing tetap terlihat aktif mengoleksi sejumlah saham di bagian daya hingga ritel.

Beberapa emiten nan masuk daftar top net foreign buy antara lain:

• ESSA: net buy 19,8 juta saham

• BUKA: net buy 16,6 juta saham

• NSSS: net buy 14,1 juta saham

• KAQI: net buy 13,0 juta saham

• COAL: net buy 12,3 juta saham

Selain itu, saham seperti TAPG, MAPI, DEWA, EMTK, ERAA hingga ADMR juga turut diborong asing.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan