
IIF Kantongi Pendanaan Rp1,3 Triliun, Perkuat Infrastruktur Berkelanjutan di Indonesia (Foto: Dokumentasi)
JAKARTA - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memperoleh akomodasi pendanaan dengan total Rp1,3 triliun dari lembaga finansial domestik dan internasional pada awal 2026. Hal ini untuk memperluas kapabilitas pembiayaan dan mengakselerasi pembangunan infrastruktur berkepanjangan di Indonesia.
Fasilitas baru tersebut terdiri dari Fasilitas Term Loan sebesar Rp500 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan akomodasi sebesar USD30 juta dari FinDev Canada. Selain itu, IIF juga memperoleh perpanjangan akomodasi pendanaan sebesar Rp300 miliar dari PT Bank BNP Paribas Indonesia.
Pendanaan ini merupakan bagian dari strategi IIF untuk memperluas kapabilitas pembiayaan dan mengakselerasi pembangunan prasarana berkepanjangan di Indonesia. IIF juga sedang dalam proses memperoleh pendanaan tambahan hingga Rp5 triliun untuk mendukung pipeline proyek dan inisiatif efisiensi biaya.
“Kami mengapresiasi kepercayaan nan kuat dari lembaga finansial domestik maupun internasional. Fasilitas ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap sektor prasarana Indonesia," ujar Presiden Direktur & CEO IIF Rizki Pribadi Hasan dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Dia menambahkan, IIF telah membiayai lebih dari 150 proyek prasarana berkepanjangan selama 16 tahun perusahaan beroperasi. "Dengan tambahan sumber pendanaan ini, IIF berada dalam posisi nan baik untuk memperluas dampaknya, khususnya untuk proyek nan selaras dengan keberlanjutan dan transisi menuju ekonomi rendah karbon," katanya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·