IAEA: Kapasitas Nuklir Korea Utara Naik Tajam

Sedang Trending 6 hari yang lalu
Rafael Grossi menyampaikan keterangan dalam konvensi pers di Seoul, Rabu (15/4/2026). Foto: KIM HONG-JI/AFP

Kepala Badan Pengawas Nuklir PBB alias International Atomic Energy Agency (IAEA), Rafael Grossi, menyebut Korea Utara (Korut) menunjukkan peningkatan serius dalam keahlian produksi senjata nuklir.

Dalam kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan (Korsel) pada Rabu (15/4) Grossi menyebut pihaknya mengonfirmasi adanya lonjakan aktivitas di akomodasi nuklir utama Korut, khususnya di kompleks Yongbyon.

"Dalam penilaian berkala kami, kami dapat mengonfirmasi adanya peningkatan sigap dalam operasi reaktor Yongbyon," ujarnya, dilansir AFP.

Rafael Grossi menyampaikan keterangan dalam konvensi pers di Seoul, Rabu (15/4/2026). Foto: KIM HONG-JI/AFP

Ia menambahkan, peningkatan juga terjadi pada unit pemrosesan ulang, reaktor air ringan, serta akomodasi lain nan mendukung produksi nuklir.

"Semua itu menunjukkan peningkatan nan sangat serius dalam keahlian Korut di bagian produksi senjata nuklir," katanya.

Aktivitas di reaktor nuklir Yongbyon, Korea Utara. Foto: Reuters/CSIS/Beyond Parallel/DigitalGlobe 2019

Temuan ini sejalan dengan laporan Reuters yang menyebut aktivitas Korut di reaktor lima megawatt, akomodasi pemrosesan ulang, dan reaktor air ringan mengalami peningkatan pesat, dengan total arsenal diperkirakan mencapai puluhan hulu ledak .

IAEA juga mencatat keterbatasan pemantauan langsung lantaran Korut telah menutup akses bagi tim pengawas sejak 2009, sehingga sebagian besar kajian dilakukan melalui gambaran satelit dan pemantauan jarak jauh.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan