Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menginstruksikan bahwa proses pengadaan peralatan dan jasa di Kementerian Sosial (Kemensos) harus clean, clear, dan bebas dari praktik korupsi.
Gus Ipul menjelaskan, semua proses pengadaan kudu melangkah sesuai mekanisme, transparan, dan akuntabel serta bebas dari intervensi pihak mana pun.
"Tidak ada satu pun nan boleh melanggar ketentuan perundang-perundangan. Jadi tidak perlu lobi khusus, tidak perlu mendekati siapa pun untuk menjadi pemenang dalam pengadaan peralatan dan jasa. Silakan berkompetisi dengan baik," tegas Gus Ipul didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Robben Rico beserta jejeran pejabat Kementerian Sosial di Kantor Kementerian Sosial, Rabu (8/4/2026).
Gus Ipul menjelaskan bahwa Kemensos berkeinginan menindaklanjuti pengarahan Presiden agar pengadaan peralatan dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial semuanya diproses melalui sistem nan berpatokan pada perundang-undangan dan ketentuan nan berlaku.
"Pengadaan peralatan dan jasa kudu dilakukan secara prudent, hati-hati, tetapi juga tepat waktu, lewat tahap-tahap sebagaimana nan telah ditetapkan oleh peraturan perundangan," katanya.
Hal ini didasari kebenaran bahwa dalam dua bulan terakhir, ada sejumlah pihak tertipu oleh orang-orang nan mengaku sebagai penanggung jawab dari pengadaan peralatan dan jasa di Kementerian Sosial. Gus Ipul sangat menyayangkan perihal itu dan bakal memberikan tindakan tegas andaikan terbukti ada pihak internal nan terlibat.
"Saya meminta kepada seluruh pengusaha, mitra nan ikut proses pengadaan peralatan dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial, jangan mudah percaya, selalu ikuti info nan official," katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk mengawal proses pengadaan peralatan dan jasa dengan sungguh-sungguh, ketegasan, dan menjadi kompas moral bagi para Pokja nan melaksanakan tugas sebagai ujung tombak proses pengadaan peralatan dan jasa.
Gus Ipul mengatakan bahwa Kemensos bakal berkomitmen, bersepakat, berkeinginan untuk tidak mengintervensi, tidak kombinasi tangan terhadap proses pemilihan mitra pengadaan peralatan dan jasa.
Kemensos juga bakal menjadi pihak nan pertama melaporkan kepada abdi negara penegak norma jika ada bukti para pihak nan bertanggung jawab terhadap pengadaan peralatan dan jasa melakukan pelanggaran.
"Kita mau Kemensos hemat, jasa hebat, dan bebas korupsi," tutup Gus Ipul.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·