Gus Ipul Sebut Pelaksanaan Muktamar PBNU Bakal Digelar Bulan Agustus

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat membuka training pengelola perpustakaan Sekolah Rakyat di BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (15/4/2026). Foto: Kemensos RI

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan bahwa persiapan menuju Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 terus dimatangkan dan ditargetkan berjalan pada Agustus 2026.

"Jadi persiapan menuju Muktamar Nahdlatul Ulama nan ke-34 terus dilakukan. Hari ini kami juga melakukan konsolidasi untuk melengkapi kepanitiaan. Sebelumnya sebagaimana diketahui rapat campuran beberapa waktu nan lalu, Syuriyah Tanfidziyah nan dihadiri dan dipimpin oleh Rais Aam dan juga Ketua Umum, telah menetapkan beberapa keputusan, salah satu di antaranya adalah membentuk panitia inti penyelenggaraan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama nan kelak dilanjutkan dengan Muktamar," ujar Gus Ipul kepada wartawan, Kamis (16/4).

Ia menjelaskan bahwa rangkaian agenda bakal diawali dengan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar sebelum puncak Muktamar digelar.

"Diharapkan bisa berjalan pada bulan Agustus nan bakal datang dan diawali penyelenggaraan Munas dan Konbes," lanjutnya.

Gus Ipul menegaskan, konsolidasi bakal terus dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan melangkah lancar hingga penyelenggaraan Muktamar.

"Nah ini terus kita lakukan dan insyaAllah semuanya bisa melangkah lancar dan kita minta support dari Pengurus Wilayah maupun Pengurus Cabang untuk semuanya berfokus dan menyiapkan diri mengikuti Muktamar tersebut," katanya.

Sidang pleno pembahasan Tatib Muktamar NU ke-34 di UIN Raden Intan Bandar Lampung sempat diwarnai ketegangan, Rabu (22/12). Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Ia juga mengingatkan seluruh kader dan pengurus NU untuk tidak mudah terpengaruh oleh info nan belum terverifikasi, khususnya nan beredar di media sosial.

"Saya berambisi tidak terbawa oleh berita-berita nan belum tentu betul lantaran jika kita lihat medsos itu luar biasa sekali dan itu tentu belum tentu kebenarannya," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan