Gubernur Jateng: Informasi Jadi Alat Membangun, Bukan Pecah Belah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan hoaks dan disinformasi merupakan ancaman nyata nan dapat memecah belah masyarakat serta menghalang pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Luthfi dalam seminar 'Wonosobo Melawan Hoaks' yang digelar di Gelanggang Olahraga Kampus Universitas Sains Alquran (NSIQ 2), Sabtu (25/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan biarkan masyarakat kita terpecah oleh info nan tidak benar. Informasi kudu menjadi perangkat untuk membangun, bukan memecah belah," ujarnya.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP) ketua Mantep Abdul Gani seorang tokoh Wonosobo yang menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Prof. Iswandi Syahputra (Guru Besar UIN Jakarta), Indra Jaya Piliang, serta Hersubeno Arief nan dikenal sebagai wartawan senior.

Seminar ini dihadiri lebih dari 3.000 peserta dari beragam kalangan ini-mulai dari mahasiswa, pengemudi ojek online, hingga masyarakat umum. Acara ini menjadi momentum Deklarasi Wonosobo Melawan Hoaks nan dipimpin oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.

Indrajaya Pilliang, wartawan senior, meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan setiap info nan beredar di media sosial tanpa verifikasi terlebih dahulu.

"Metode di jurnalistik adalah tidak mempercayai setiap info nan datang ke kita. Cek dulu kebenarannya melalui beragam jalur bisa seperti google alias beragam platform AI," kata Indra J Piliang.

Sementara itu Staf Ahli Kemenag RI, Iswandi Saputra menjelaskan bedanya hoaks dan mitos. Menurutnya, hoaks biasanya mengenai dengan politik dan kekuasan, sedangkan mitos berangkaian dengan budaya nan telah menjadi keyakinan.

"Cara menghentikan hoaks tidak sigap menyebar adalah dengan tidak melanjutkan menonton video hoax sebelum lima detik. Karena setelah lima detik kita sama saja memberikan gift, like, adsense ke kreator hoaks," ujarnya.

Dalam kesempatan nan sama, Koordinator Nasional GMPP, Mantep Abdul Gani mengatakan Wonosobo mempunyai potensi besar untuk berkembang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai area investasi dan kota residensial.

"Wonosobo jangan hanya jadi kota destinasi wisata. Kita mau menjadi kota investasi, tempat orang datang, tinggal, dan berkontribusi secara ekonomi," ujarnya.

Dengan itu Wonosobo diharapkan bisa berkembang sebagai wilayah nan tidak hanya unggul di sektor pariwisata, tetapi juga mempunyai ketahanan sosial nan kuat dan daya tarik investasi nan tinggi.

"Dari Wonosobo, kami menyatakan melawan hoaks adalah langkah nyata menjaga kebenaran, menjaga persatuan, dan menjaga masa depan Indonesia," katanya.

(fra/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional