Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud didemo pada Selasa (21/4) malam. Demo nan digelar di depan instansi Gubernur itu berujung ricuh.
Kader Golkar itu didemo lantaran penggunaan sejumlah anggaran nan dinilai tak masuk akal, seperti anggaran mobil dinas Rp 8,5 miliar dan pembaharuan rumah dinas Rp 25 miliar.
Sekjen Golkar, Sarmuji, merespons demonstrasi tersebut. Menurutnya, masyarakat mempunyai kewenangan penuh untuk berunjuk rasa dengan baik.
“Jadi gini, setiap aspirasi enggak apa-apa disampaikan aja dengan baik ya,” ucap Sarmuji di Tennis Indoor Senayan, Jakarta pada Jumat (24/4).
Dia juga meminta setiap kader Golkar nan mengisi kedudukan publik untuk peka terhadap kondisi masyarakat.
"Dan kepada seluruh kader partai Golkar di kedudukan apa pun, tetapi kedudukan publik, baik itu di parlemen maupun menjadi pelaksana di kementerian, alias di gubernur, kepala daerah, bupati, wakil bupati, wali kota, kami mengimbau sekaligus memberikan pengarahan DPP Partai Golkar; mari kita peka terhadap suasana, mari kita peka terhadap kondisi masyarakat kita,” tutur Sarmuji.
Sarmuji pun meminta agar setiap perilaku kader Golkar tak terlihat berlebihan.
“Jangan sampai tampak berlebihan, baik itu nan sifatnya pribadi maupun nan sifatnya dinas,” tambahnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·