Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kembali mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran dalam tahap ketiga, dengan total 45 orang sukses dipulangkan ke Indonesia.
Evakuasi ini menjadi lanjutan dari gelombang sebelumnya di tengah meningkatnya situasi keamanan di area tersebut.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan proses pemindahan dilakukan berbareng perwakilan RI di Teheran dan Baku untuk memastikan keselamatan penduduk negara.
“Evakuasi tahap ketiga sejumlah 45 WNI telah difasilitasi oleh Kemlu berbareng perwakilan RI di Teheran dan Baku,” ujarnya saat konvensi pers di Jakarta, Kamis (16/4).
Para WNI diberangkatkan dari Teheran pada Minggu (12/4) melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta menggunakan penerbangan komersial.
Kedatangan mereka dilakukan secara berjenjang dalam tiga kloter, dengan kloter pertama telah tiba di Tanah Air pada Selasa (14/4) sebanyak 14 orang.
Sedangkan kloter kedua dan ketiga, masing-masing berjumlah 9 orang, telah tiba berurutan pada Rabu (15/4) dan Kamis (16/4) petang di Bandara Soekarno Hatta. Sisanya, merupakan WNI awak buah kapal (ABK) tetap berada di Baku.
"Masih ada 13 orang ABK nan kita tampung di Baku untuk menunggu penerbangan selanjutnya ke tanah air," jelas Heni.
Heni menambahkan, setibanya para WNI di Indonesia, mereka bakal diserahkan ke dinas sosial dan badan penghubung provinsi untuk proses pemulangan ke wilayah asal masing-masing.
Sementara itu, Kemlu juga melaporkan tetap ada ratusan WNI nan berada di Iran. Mereka berstatus sebagai pelajar, pekerja migran Indonesia (PMI), juga ekspatriat.
"Berdasarkan catatan KBRI Teheran, jumlah WNI nan tercatat tetap berada di Iran setelah pemindahan tahap ketiga ini adalah 236 orang. Mayoritas berstatus sebagai pelajar alias mahasiswa. Sisanya adalah PMI dan juga ekspatriat nan menikah dengan penduduk negara sana," pungkas Heni.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·