Mantan Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y. Thohari, merespons pandangan nan menyebut Iran tidak memedulikan perjuangan kemerdekaan Palestina.
Ia menegaskan setiap orang berkuasa tidak mendukung Iran secara politik. Namun, menurutnya, dugaan bahwa Iran tidak memihak Palestina merupakan pandangan nan keliru.
"Maka dari itu Bapak-Ibu sekalian, adalah kewenangan setiap orang untuk tidak mendukung Iran. Tetapi jika tidak mendukung Iran dengan argumen bahwa Iran tidak membela, tidak berperang, tidak berjibaku untuk bangsa Palestina itu salah besar," tegas Hajriyanto dalam Pengajian Umum PP Muhammadiyah berjudul Perang Timur Tengah dan Dampaknya bagi Indonesia di Jakarta, Jumat (24/4).
Hajriyanto juga menyinggung konstelasi geopolitik Timur Tengah dan argumen di kembali serangan Israel serta Amerika Serikat terhadap Iran.
Menurutnya, Iran selama ini menjadi pendukung utama kelompok-kelompok perlawanan nan berpihak pada Palestina.
"Jelas sekali konteksnya Israel dan Amerika menyerang Iran adalah lantaran Iran ini menjadi patron dari gerakan-gerakan perlawanan alias poros perlawanan, dan itu adalah Palestina. Tujuan utama dan induknya adalah Palestina," ujarnya.
Diplomat senior nan pernah bekerja di Beirut itu juga mengkritik narasi nan memisahkan rumor Iran dari bentrok di Gaza.
Ia menilai pandangan semacam itu justru menutupi peran Iran dalam mendukung perjuangan Palestina.
"Adalah sebuah upaya untuk menutup-nutupi perjuangan Iran jika dikatakan bahwa ini tidak memihak Palestina," pungkasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·