Bupati Sleman Harda Kiswaya mengaku prihatin atas kasus oknum debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) menjebak ambulans dan damkar untuk menagih utang debitur.
Harda berambisi kasus ini diusut dan pelaku segera ditangkap.
"Ya tentu kita kan ditipu ya, cukup prihatin. Iya (harapannya ditangkap) mudah-mudahan tidak terulang lah," ujar Harda ditemui di Kampung Mrican, Kabupaten Sleman, Jumat (24/4).
Harda mengaku bakal memperbaiki sistem call center damkar agar meminimalisir munculnya laporan fiktif.
"Nanti bakal ada perbaikan lebih baik agar kelak bisa mendeteksi ini tipuan alias tidak. saya perbaiki lah," katanya.
Polisi saat ini tengah mengusut kasus ini. Kapolresta Sleman Kombes Pol Adhitya Panji Anom mengatakan berasas hasil penyelidikan polisi, nomor nan diduga digunakan debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) menjebak ambulans dan damkar di Sleman untuk menagih utang debitur terdeteksi di Sumatera Utara.
"Saat ini, kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk penelusuran terhadap nomor telepon nan digunakan pelaku, nan terdeteksi berada di wilayah Sumatera Utara," kata Adhitya dikonfirmasi, Jumat (24/4).
Penyelidikan tetap terus dilakukan jejeran Satreskrim Polresta Sleman. Sampai saat ini belum ada pihak nan diamankan.
"Untuk sementara, belum ada pihak nan diamankan. Perkembangan lebih lanjut bakal kami sampaikan kembali," katanya.
Sebelumnya, pada Rabu (22/4) driver ambulans dan petugas damkar dijebak oleh DC pinjol untuk datang ke sebuah indekos di Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.
Driver ambulans diminta untuk menjemput pasien dan membawa ke rumah sakit. Sampai di sana orang nan dimaksud sudah pindah tiga tahun lalu.
Sementara petugas damkar mendapatkan laporan fiktif soal permohonan pemindahan ular. Sampai kos tidak ada ular.
Mereka kemudian menelepon kembali nomor nan meminta support tersebut. Penelpon mengakui berasal dari pinjol. Dalam percakapan telepon penelpon tetap nekat meminta driver ambulans dan petugas damkar untuk menagih utang di debitur.
Belakangan ada kasus serupa juga menimpa salah satu jasa sedot WC di Sleman.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·