Bupati Majalengka Puji Mensos atas Capaian Program Sekolah Rakyat

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Bupati Majalengka Eman Suherman berbareng Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan mengapresiasi Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) atas program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial.

Eman mengungkapkan program ini membawa akibat bagi masyarakat Majalengka dalam membuka akses pendidikan bagi family tidak mampu.

"Tentu hari ini saya atas nama masyarakat Majalengka, sekali lagi mengucapkan terima kasih. Dan program Sekolah Rakyat (SR) ini adalah program nan betul-betul luar biasa," kata Eman dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan saat aktivitas Kolaborasi Program Prioritas Presiden Dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi Di Kabupaten Majalengka pada Jumat (24/4/2026).

Pada kesempatan ini, Eman juga menyoroti perubahan signifikan para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 34 Majalengka.

"Anak nan dulu pada dekil, anak nan kayaknya saya saja tidak percaya mereka bakal betah. Bahkan orang tua pun ketika mengantarkan ke sini, mereka cemas jangan-jangan anak kami tidak bakal betah. Tapi hari ini penampilan mereka luar biasa," tuturnya.

Menanggapi perihal ini, Gus Ipul menyampaikan keberhasilan penerapan Sekolah Rakyat tidak terlepas dari sinergi pemerintah pusat dan daerah.

"Terima kasih Pak Bupati, telah sama-sama berjuang untuk menyelenggarakan Sekolah Rakyat di Majalengka. Tentu ini tindak lanjut dari program strategis Bapak Presiden Prabowo dalam rangka pengentasan kemiskinan terpadu. Disamping anaknya bisa sekolah, orang tuanya juga diberdayakan dan diintervensi dengan program-program strategis Bapak Presiden nan lain," ujar Gus Ipul.

Ia menjelaskan intervensi nan dilakukan tidak hanya menyasar pendidikan anak, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan keluarga. Hal ini meliputi pembaharuan rumah tidak layak huni (RTLH), support iuran agunan kesehatan nasional (PBI JKN), hingga training upaya bagi orang tua siswa.

"Per hari ini sudah ada 100 titik (Sekolah Rakyat permanen) nan sedang dalam proses pembangunan. Ada nan sudah 20 persen hingga 40 persen. Nanti bulan Juli itu bisa kita manfaatkan untuk MPLS," jelasnya.

Gus Ipul menegaskan program ini ditujukan unik bagi family nan paling tidak mampu, dengan proses seleksi nan ketat dan transparan.

"Jangan ada nan main-main, jangan ada nan suap segala macam. Kita tidak membuka pendapatan. nan ada adalah penjangkauan," ucapnya.

Ke depan, pemerintah pusat menargetkan setiap kabupaten mempunyai minimal satu Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan.

Gus Ipul juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memastikan support sosial tepat sasaran. Salah satunya melalui penempelan stiker di rumah Penerima Manfaat nan telah graduasi secara mandiri.

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News