Breaking! Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Minggu

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata antara Lebanon dan Israel diperpanjang selama tiga minggu.

Trump menjamu Duta Besar Israel untuk Washington Yechiel Leiter dan Duta Besar Lebanon untuk AS Nada Moawad di Ruang Oval Gedung Putih untuk putaran kedua pembicaraan nan dimediasi AS. Pertemuan ini berjalan sehari setelah serangan Israel menewaskan sedikitnya lima orang, termasuk seorang jurnalis.

"Pertemuan tersebut melangkah sangat baik! Amerika Serikat bakal bekerja sama dengan Lebanon untuk membantu negara itu melindungi dirinya dari Hezbollah," tulis Trump di platform Truth Social.

Ia juga mengatakan menantikan untuk menjamu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun dalam waktu dekat.

Gencatan senjata nan sebelumnya dicapai setelah pembicaraan antara kedua duta besar di Washington pekan lalu, dan dijadwalkan berhujung pada Minggu, telah menurunkan intensitas kekerasan secara signifikan. Meski demikian, serangan tetap terjadi di wilayah selatan Lebanon, tempat pasukan Israel menguasai area penyangga nan mereka tetapkan sendiri.

Kelompok Hizbullah nan didukung Iran menyatakan bahwa mereka mempunyai "hak untuk melawan" terhadap pasukan pendudukan.

Pertemuan di Gedung Putih juga dihadiri Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee, serta Duta Besar AS untuk Lebanon Michel Issa.

(luc/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News