Feby Novalius
, Jurnalis-Sabtu, 25 April 2026 |11:40 WIB

Akses investasi saham Indonesia sekarang semakin terintegrasi dengan beragam kelas aset dalam satu platform digital. (Foto :Okezone.com/Freepik)
JAKARTA - Akses investasi saham Indonesia sekarang semakin terintegrasi dengan beragam kelas aset dalam satu platform digital. Pengguna dapat mengelola portofolio nan mencakup saham domestik, saham Amerika Serikat, aset kripto, emas digital, hingga reksa biaya dalam satu ekosistem nan sama.
Langkah ini memungkinkan penanammodal untuk bertransaksi lebih dari 950 saham nan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk emiten seperti BBCA, BBRI, BREN, dan GOTO, tanpa kudu beranjak aplikasi untuk mengelola aset nan berbeda.
Integrasi tersebut dirancang untuk menyederhanakan proses pengelolaan investasi nan selama ini condong tersebar di beberapa platform. Investor dapat melakukan penyesuaian portofolio lintas aset, termasuk antara instrumen domestik dan global, dalam satu sistem terpadu.
Fitur nan disediakan juga mencakup skema biaya transaksi nan kompetitif, termasuk promo biaya tertentu dengan syarat dan ketentuan nan berlaku.
“Selama ini, ada jarak antara pasar modal domestik dan kesempatan diversifikasi global. Kami datang untuk menutup kesenjangan itu,” ujar Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas, Sabtu (25/4/2026).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·