Viral Larangan Ibu Hamil Minum Air Putih, Fakta Medis Ini Justru Bikin Kaget!

Sedang Trending 11 jam yang lalu
Ilustrasi ibu mengandung minum air putih Foto: Shutter Stock

Moms, belakangan di media sosial ramai rumor soal larangan minum air putih untuk ibu hamil.

“FYI orang mengandung tidak boleh minum air putih di saat trimester pertama. Kenapa? Karena normalnya trimester pertama itu nan dialami adalah mual muntah. Lemes kan badannya. Naaahh obatnya bukanlah air putih. Tapi minuman manis. Atau lebih perfect lagi oralit. Atau kalo mau style ya beli minuman kek pocari, isoplus alias lebih bagus lagi air kelapa,” tulis seseorang

Informasi ini langsung memicu perdebatan dan tak sedikit juga nan merasa khawatir.

Lantas, apakah betul demikian? Agar tidak muncul kebingungan antara kebenaran dan kesalahpahaman nan beredar, yuk cek penjelasan mahir di sini, Moms!

Benarkah Ibu Hamil Tidak Wajib Minum Air Putih?

Ilustrasi konsumsi air minum nan melalui proses distilasi untuk jaga kesehatan tubuh. Foto: Shutterstock

Menanggapi perihal tersebut, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Andrew Christian Yurius, Sp.OG, menegaskan bahwa info tersebut tidak benar.

“Tubuh manusia itu terdiri dari 60% air. Ketika kita hamil, kita bakal memerlukan konsumsi air nan lebih besar,” jelas dr. Andrew pada kumparanMOM, Kamis (16/4).

dr. Andrew juga mengingatkan agar ibu mengandung tidak salah kaprah dengan mengurangi asupan air demi argumen kesehatan.

“Jadi jangan sampai berpikir jika dengan kita mengurangi air, bayi bakal lebih sehat. Malah ini sedikit misleading juga ya,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr. Andrew menjelaskan bahwa pada trimester pertama, tubuh ibu mengalami peningkatan hormon hCG (Human Choironic Gonadotropin).

Hormon ini berkedudukan krusial dalam pembentukan ari-ari (plasenta) hingga usia kehamilan sekitar empat bulan. Namun, pengaruh sampingnya adalah muncul mual dan muntah.

Tapi, meski mengalami mual muntah, ibu mengandung tetap dianjurkan untuk menjaga hidrasi tubuh, Moms.

Tidak ada minuman khusus, nan terpenting ibu tetap terhidrasi. Jadi tidak masalah jika mengonsumsi air dingin, hangat, maupun suhu ruang, selama tidak dalam kondisi terlalu panas.

Terkait minuman elektrolit, dr. Andrew menyebut bahwa itu boleh saja dikonsumsi, tetapi tidak wajib.

“Di air mineral pun kita mempunyai beberapa elektrolit nan bisa digunakan. Jadi tidak perlu sampai keluar duit lebih banyak,” tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan