Viral rekaman video nan menarasikan seorang bocah wanita berumur 12 tahun melahirkan dengan dibantu seorang perawat desa di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Video berdurasi 16 detik itu diunggah pertama kali oleh akun FB @indungbarudak dan viral di sejumlah media sosial. Saat ini videonya sudah dihapus.
Diketahui, video tersebut direkam di tempat praktik perawat di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur.
Kepala Puskesmas Naringgul, Sakri menjelaskan rekaman video viral itu merupakan konten nan sengaja dibuat seorang perawat nan bekerja di Puskesmas Naringgul. Tidak ada anak 12 tahun nan melahirkan di sana.
"Kita sudah menanyakannya kepada perawat nan ada di video itu. Video itu hanya konten, hanya untuk mengedukasi," kata Sakri, kepada wartawan.
Bidan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) itu, kata Sakri, sudah mendapatkan teguran dari ketua atas.
"Statusnya sudah ASN, kita telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur mengenai rekaman video viral tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinkes Kabupaten Cianjur, Cecep Juhana, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti kasus tersebut melalui jejeran Puskesmas Naringgul.
"Bidang Kesehatan Masyarakat sedang menelusuri kebenaran video tersebut melalui Puskesmas Naringgul. Bidan nan berkepentingan sudah kami berikan teguran dan peringatan melalui Kepala Puskesmas," kata Cecep.
Menurutnya, video tersebut merupakan inisiatif pribadi perawat nan berkepentingan dan tidak ada kaitannya dengan Puskesmas, Dinas Kesehatan, maupun Pemerintah Kabupaten Cianjur.
"Konten itu murni buahpikiran nan bersangkutan. Tidak ada hubungan dengan puskesmas, Dinkes, apalagi pemerintah daerah," katanya.
Cecep menambahkan, berasas info awal, tujuan pembuatan video tersebut adalah untuk mengedukasi remaja agar tidak melakukan perkawinan di bawah usia.
"Tujuannya untuk edukasi, namun sangat disayangkan penyampaian kontennya tidak tepat dan justru menimbulkan polemik di masyarakat," pungkasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·