Semua armada taksi Green SM menggunakan mobil listrik lansiran VinFast, tak terkecuali unit nan tertemper kereta di perlintasan sebidang dekat dengan Stasiun Bekasi Timur. Diakui pabrikan, saat ini tengah melakukan investigasi lebih lanjut.
"Proses investigasi terhadap unit terdampak saat ini tetap berlangsung. Sejauh ini kami belum mendapatkan laporan hasil investigasinya. Sehingga kami belum bisa memberikan komentar lebih jauh," urai singkat CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, kepada kumparan, Rabu (29/4/2026).
Sementara itu, dugaan Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Sandhi Wiedyanoe mengatakan taksi tersebut mengalami korsleting pada roda sehingga tidak bisa melaju.
"Korsleting alias persoalan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik, di mana persoalan itu terjadi tepat di perlintasan Ampera, perlintasan kereta api di Ampera," kata Sandhi di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).
Menurutnya, KRL nan terlibat kecelakaan dengan taksi tersebut diduga mengirim sinyal nan salah ke kereta api lain nan bakal melintas.
"Akibat dari persoalan kendaraan tersebut, terjadilah tabrakan nan melibatkan kereta api dengan kendaraan tersebut dan mengganggu proses perjalanan kereta api lainnya," lanjut Sandhi.
Dugaan taksi Green SM nan mogok di tengah perlintasan sebidang diperkuat oleh penduduk di letak berjulukan Saman (55). Ia menjelaskan mobil datang dari arah timur menuju barat, namun tiba-tiba berakhir di tengah rel ketika hendak menyeberang.
"Taksi mati, dihidupkan tidak bisa. Tadi posisinya memang tidak terlihat kereta. Penjaga ini teriak, 'sudah keluar, keluar'. Didorong-dorong tidak kuat, akhirnya keburu datang kereta, akhirnya menabrak," paparnya.
Hingga buletin ini ditulis, total korban meninggal bumi menjadi 16 orang. Terbaru adalah Mia Citra (25), nan sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Bekasi Kota.
“Iya betul (bertambah jadi 16), info kami terima jam 11 siang ini di RSUD Bekasi, wanita MC 25 tahun,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (29/4).
Selain korban meninggal, jumlah korban luka tercatat mencapai 90 orang. Dari jumlah tersebut, 44 orang sudah diperbolehkan pulang, sementara 46 lainnya tetap menjalani perawatan di rumah sakit.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·