Tim campuran TNI amankan sejumlah PMI terlarangan pulang dari Malaysia.
, TANJUNGPINANG, – Tim campuran dari Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun dan BAIS TNI sukses mengamankan sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) terlarangan nan pulang dari Malaysia melalui jalur tidak resmi pada Jumat (24/4) awal hari di pesisir Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.
Komandan Lanal Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Chrestian Noya, mengungkapkan bahwa tim mengamankan satu orang ABK berinisial B dan lima PMI non-prosedural berinisial S, S, R, KL, dan DS. Kejadian ini berasal sekitar pukul 02.00 WIB saat tim melaksanakan patroli di sepanjang pantai nan rawan penyelundupan.
Pada pukul 03.00 WIB, tim mencurigai mobil MPV hitam nan terparkir di pinggir jalan dengan tiga pemuda nan duduk di trotoar menghadap laut. Sekitar pukul 03.15 WIB, sebuah speed boat bermesin 40 PK merapat dan menurunkan seorang pria. Tim langsung melakukan pemeriksaan dan pengejaran terhadap speed boat nan berupaya melarikan diri, sukses mengamankan empat laki-laki dan satu wanita nan diduga PMI non-prosedural.
Letkol Samuel menambahkan bahwa tekong speed boat dan tiga penjemput darat melarikan diri. Tim juga mengamankan peralatan bukti berupa satu unit speed boat biru bermesin 40 PK, delapan handphone, dan empat tas ransel. Tidak ditemukan peralatan bukti narkotika.
Seluruh PMI terlarangan diserahkan ke BP3MI, sedangkan ABK diserahkan ke Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun untuk proses norma lebih lanjut. Letkol Samuel menegaskan komitmen TNI AL untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan norma di perairan guna mencegah aktivitas terlarangan lintas negara, sesuai perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·