Terungkap Modus Dugaan Pelecehan Sesama Jenis Pendakwah SAM, Korban Diiming-imingi Sekolah ke Mesir

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Korban dugaan pelecehan seksual oleh pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry alias SAM di Bogor, Jawa Barat, diduga diimingi sekolah cuma-cuma ke Mesir. Modus tersebut disebut digunakan pelaku untuk mendekati dan memengaruhi para santri.

Saksi Ustaz Abi Makki mengatakan, iming-iming pendidikan ke Mesir menjadi salah satu langkah SAM menarik kepercayaan korban. Bahkan, beberapa santri disebut betul-betul diberangkatkan ke Mesir.

"Iming-imingnya itu, mau diberangkatkan sekolah cuma-cuma ke Mesir, korban juga ada nan sudah berangkat ke Mesir," kata Abi Makki kepada wartawan di Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026).

Abi menjelaskan, SAM kerap membujuk para santri mengikuti ceramahnya, lampau menjanjikan kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Namun, menurutnya, biaya pemberangkatan tersebut bukan berasal dari biaya pribadi pelaku, melainkan dari sumbangan umat dan jemaah majelis nan dihimpun untuk membantu santri.

Abi juga mengungkap dugaan pelecehan sebenarnya sudah terjadi sejak 2021. Saat itu, para korban berbareng pembimbing santri dan tokoh kepercayaan melakukan tabayun terhadap SAM. Dalam pertemuan tersebut, pelaku sempat menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Namun, pada akhir 2025, para pembimbing kembali menerima pengakuan dari santri nan mengaku mengalami tindakan serupa. Para pembimbing kemudian berkumpul dan melaporkan perihal tersebut kepada tokoh agama, Habib Mahdi.

"Di akhir November 2025 kami mendapat wawancara dengan korban melalui Ustazah Oki. Dari situ kami mengetahui bahwa dia belum berubah," ujar Abi.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita